Diklat Penguatan Pola 71 Jam
Kepsek TK, SD dan SMP di Kabupaten Polman mengikuti diklat penguatan di LPMP Majene sejak Selasa (2/9). Foto: Almadar Fattah

Polewali Mandar (BERANDATIMUR.COM) – Sebanyak 80 kepala sekolah TK, SD dan SMP mengikuti pendidikan dan latihan penguatan  pola 71 jam pelajaran di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat.

Diklat yang berlangsung selama tujuh hari ini resmi dibuka Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidikan Polman Abd Haris Syahril di LPMP Majene Provinsi Sulawesi Barat, Selasa, 2 September 2019.

Penanggungjawab diklat, Suwondo dari P4TK BMTI  melaporkan peserta diklat ini didampingi empat nara sumber yaitu Baedawi Noor, Najamuddin dari unsur pengawas pendidikan, Kuswara Purawijaya dari widyaswara P4TK BMTI dan M Abdi Tahir dari UNM Makassar.

Baca Juga:  Heboh! Bertepatan Hari Sumpah Pemuda, DPRD Sulbar Kibarkan Bendera Merah Putih Terbalik

Tujuan diklat tersebut kata dia, untuk mengoptimalkan kompetensi kepala sekolah berdasarkan delapan standar nasional pendidikan (SNP) agar mampu melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional.

Sedangkan, Abd Haris Syahril menyampaikan salam dan permohonan maaf dari  Ibu Kadis dikbud Polewali Mandar sedianya beliau akan membuka diklat penguatan ini. Namun kondisi kesehatan yang tak memumgkinkan.

Haris menambahkan, pelaksanaan diklat penguatan kepala sekolah ini berdasarkan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018, tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Setiap kepala sekolah wajib mengikuti diklat penguatan supaya mengusai lima kompetensi yaitu kompetensi manajerial, kepribadian, kewirausahaan, supervisi dan sosial.

Baca Juga:  Danrem 142/Tatag serahkan santunan kepada orang tua almarhum Serda Asfian

“Bagi peserta yang lulus diklat penguatan ini akan mendapat sertifikat dan nomor urut kepala sekolah (NUKS) dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala sekolah (LPPKS),” ujar Haris.

Menyampaikan pesan Kadis Dikbud Polman, Hj Andi Nursami MP, Abd. Haris Syahril mengajak seluruh peserta agar mengikuti diklat dengan baik dan tertib karena kesempatan ini tidak akang berulang.

“Manfaatkan dengan benar, gali informasi dengan semaksimal mungkin serta komunikatif kepada para nara sumber,” harap dia.

“Diklat penguatan kepala sekolah angkatan pertama ini, melalui diklat ini sangat diharapkan kompetensi ini akan dicapai nantinya berimbas pada kemajuan mutu pendidikan di wilayah Polewali Mandar,” tegas Haris. (*)

Baca Juga:  Dana BOS 2020 Ditransfer ke Rekening Sekolah, Kepsek di Polman Rela Antrean di BankSulselbar

Reporter: Almadar Fattah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here