Survei Charta Politica: Elektabilitas Ganjar unggul jauh dari Prabowo dan Anies

Hasil Survei Charta Politica Sebut Elektabitas Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies
Kolase tiga kandidat Capres 2024, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan

Jakarta – Lembaga Survei Charta Politika telah merilis hasil sigi terkini yang baru dilakukannya, menunjukkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada pada posisi teratas sebagai calon presiden (capres) 2024.

Keunggulan Ganjar ini berada di atas dua nama kandidat capres lainnya yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Mayoritas pemilih atau sekitar 36,5 persen memilih Ganjar sebagai presiden jika pemilihan dilakukan sekarang.

“Pada beberapa tokoh yang diuji sebagai bakal calon presiden, Ganjar Pranowo menjadi nama yang paling tinggi mendapatkan elektabilitas dari publik,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam keterangannya pada Senin 13 Juni 2022 dikutip dari Kompas.com

Baca Juga:  Apresiasi Kinerja KPU Nunukan, Kubu Amanah: Ini DPT Terbaik Selama Ada Pemilu

Yunarto mengatakan, elektabilitas bakal capres kedua terbesar adalah Prabowo Subianto dengan 26,7 persen. Disusul Anies Baswedan pada posisi ketiga dengan 24,9 persen.

“Prabowo Subianto terlihat cukup ketat bersaing dengan Anies Baswedan dalam simulasi pengujian yang dilakukan,” ujarnya. Kemudian, Ganjar juga punya elektabilitas mengungguli ketika mencantumkan 10 nama bakal capres lain.

Jika pemilihan presiden diadakan sekarang dengan pilihan 10 nama capres, sebanyak 31,2 persen responden memilih Ganjar Pranowo. Selanjutnya, Prabowo 23,4 persen, Anies 20 persen, Ridwan Kamil 4,6 persen, dan Sandiaga Uno 3,6 persen.

Baca Juga:  Tekong Bersama Dua Calon TKI Ilegal Ditangkap di Nunukan

Lalu ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3 persen, Khofifah Indar Parawansa 2,9 persen. Erick Thohir mendapat suara 2 persen, Puan Maharani 1,8 persen dan Airlangga Hartarto 1,2 persen.

“Pada tingkat elektabilitas, Ganjar Pranowo menjadi pilihan tertinggi responden sebagai calon presiden. Sementara, elektabilitas nama-nama lainnya cukup jauh berada di bawah ketiga nama tersebut (Ganjar, Prabowo, Anies),” tutur Yunarto.

Sebagai informasi, survei dilakukan pada 25 Mei hingga 2 Juni 2022 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Baca Juga:  Warga Sei Limau Diciduk Sembunyikan Sabu-sabu di WC Rumah Kosnya

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat atau multistage random sampling dengan margin of eror lebih kurang 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here