Tak bisa dievakuasi, ikan paus terdampar di Laikang akhirnya mati

Ikan Raksasa Ukuran Diperkirakan 10 Meter Muncul di Pantai Babalaikang, Kajang
Tampak ikan raksasa atau paus muncul di Pantai Babalaikang Kecamatan Kajang. FOTO: FB Rosmini Ramli

Bulukumba (BERANDATIMUR) – Ikan raksasa atau paus yang berukuran sekitar 10 meter yang terdampar di Pantai Ujung Labbu Babalaikang, Kelurahan Laikang, Kecamatan Kajang, Bulukumba, Sulsel tidak berhasil dievakuasi dan akhirnya mati.

Hal ini disampaikan Lurah Laikang Wahyuni Suaib melalui telepon selulernya, Jumat, 5 Agustus 2022 bahwa ikan paus tersebut telah berusaha dievakuasi oleh puluhan warga setempat menggunakan perahu, namun ukurannya yang terlalu besar sehingga sangat menyulitkan.

Pantai tempat terdamparnya ikan paus itu terjepit banyak batu ukuran besar ditambah dengan batu karang menjadi salah satu penyebab sulitnya melalukan evakuasi, sebut Lurah Laikang ini.

Baca Juga:  Kerukunan Bulukumba peduli, jenazah TKI dipulangkan ke kampung

Akhirnya, lanjut dia, ikan raksasa tersebut mati pada Kamis sore, 4 Agustus 2022 sehingga rencananya akan dikuburkan di pantai itu juga oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulukumba. Bahkan, kata Wahyuni Suaib, dalam rangka evakuasi ikan paus yang mati itu akan dikunjungi pula oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulsel dan BKSDA Pusat.

Evakuasi atau penguburan ikan paus berukuran sekitar 10 meter ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 6 Agustus 2022 oleh instansi terkait.

“Itu ikan paus yang terdampar sudah mati kemarin (Kamis). Rencananya mau dievakuasi besok (Sabtu) oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten (Bulukumba). Saya dengar informasi juga akan datang Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi (Sulsel) dan pusat,” terang Wahyuni Suaib.

Baca Juga:  Tukang Kayu Masuk Caleg, Ingin Bangun Kampung Kelahiran di Bulukumba

Proses evakuasi ikan paus ini, tambah dia, dengan cara mengubur di pantai itu juga. Wahyuni mengatakan, kondisi badan ikan raksasa itu sudah penuh dengan luka, kemungkinan tergiores oleh batu-batu karang.

Lurah Laikang ini juga mengaku mendapatkan informasi dari warga Babalaikang, kejadian sama pada puluhan tahun silam. Dimana ikan paus saat itu juga mati dan tidak sempat dievakuasi.

“Biasanya kalau ikan paus ke pantai karena mau mati. Mungkin itulah juga mungkin ikan paus ini ditemukan lagi ada terdampar di pantai karena memang sudah mau mati,” ujar dia.

Baca Juga:  Merantau ke Kalbar Sejak 1960-an, Alimudin Rindukan Keluarganya di Bulukumba

Penemuan ikan paus terdampar di Pantai Ujung Labbu Babalaikang oleh warga pada Rabu, 3 Agustus 2022. Warga pun berusaha mengevakuasi ke laut lepas dengan menarik menggunakan perahu namun tidak berhasil. (mg08)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here