KTP elektronik tekong dan kedua calon TKI yang akan diberangkatkan ke Malaysia tanpa izin, Senin (4/2).

NUNUKAN (berandatimur.com) – Seorang tekong atau calo bersama dua calon TKI ilegal selaku korban ditangkap aparat kepolisian Polres Nunukan Kalimantan Utara pada Senin (4/2) sekira pukul 10.00 wita.

Hal ini diutarakan Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, Selasa (5/2) bahwa pengungkapan dugaan tindak pidana perdagangan orang ini berkat kerja Satresktim Polres setempat.

Kedua WNI atau calon TKI yang baru tiba dari kampungnya akan berangkat ke Tawau Negeri Sabah Malaysia tanpa izin dari instansi berwewenang atau tidak memiliki dokumen keimigrasian sehingga dikategorikan ilegal.

Baca Juga:  Eks TKI Diciduk Usai "Merampok"

Penangkapan tekong bersama dua calon TKI ini berdasarkan laporan polisi nomor: LP/19/II/2019/Kaltara/Res Nunukan tanggal 4 Pebruari 2019.

Lokasi penangkapannya di Jembatan Orde Baru samping kanan Pelabuhan Tunon Taka Jalan Tien Suharto RT 21 Kelurahan Nunukan Timur Kabupaten Nunukan.
Tekong berinisial R binti Patto (40) beralamat Pangkalan Haji Muhtar Kelurahan Nunukan Timur dan Tanah Eja Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan.

Sedangkan kedua calon TKI ilegal tersebut berinisial Sep berkelamin perempuan dan WC berkelamin pria.

Selain mengamankan tekong bersama dua calon TKI ilegal ini, aparat kepolisian setempat juga menyita sebuah telepon seluler merek Huawei dan fotocopi KTP elektronik.

Baca Juga:  Pemilik Speedboat Praperadilankan TNI AL Nunukan. PH Nilai Penahanan Jupri Cs Melanggar UU Hukum Acara Pidana

Teguh Triwantoro membeberkan modus operandi pemberangkatan calon TKI ilegal ini yaitu korbannya diberangkatkan ke Tawau menggunakan kapal cepat (speedboat) dengan biaya 500 ringgit Malaysia atau setara Rp1,8 juta dengan kurs Rp3.400.

Biaya yang dibebankan kepada calon TKI dengan perjanjian dibayar kepada tekong setelah tiba di tempat tujuan di Malaysia.

Sementara tekong berinisial R, berangkat ke Tawau menggunakan kapal angkutan resmi dan bertemu kembali dengan kedua calon TKI setelah tiba di Malaysia.

Kapolres Nunukan mengungkapkan, modus yang dilakukan tekong tidak berangkat bersama calon TKI ilegal untuk mengelabui aparat kepolisian. (***)

Baca Juga:  Dollah Mando-Mahmud Yusuf Menang Telak

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here