Acara sosialisasi SKA di Kantor Bupati Nunukan, Selasa (5/3) Foro: Humas Pemkab Nunukan

NUNUKAN (berandatimur.com) – Pemerintah Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara menyosialisasikan Surat Keterangan Asal (SKA) suatu barang dalam rangka meningkatkan wawasan pelaku usaha khususnya eksportir.

SKA merupakan surat keterangan kebangsaan suatu barang yang disertakan pada saat barang tersebut memasuki wilayah negara tujuan ekspor tertentu.

Surat ini berlaku terhadap barang yang diekspor atau impor berasal dari suatu negara yang telah membuat suatu kesepakatan dengan negara tersebut.

Sosialisasi yang bertempat di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Selasa (5/3) dihadiri sejumlah pejabat terkait seperti DPRD, karantina, PT Pelindo dan lain-lainnya.

“SKA merupakan dokumen yang dibuat oleh eksportir dan disertakan pada saat mengekspor barang ke suatu negara tertentu,” terang Jabbar, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  Senin, Dibuka Layanan Perekaman e-KTP di Disdukcapil Nunukan

Ia menambahkan, seiring visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yang bertekad menjadikan Kabupaten Nunukan sebagai pusat agrobisnis di beranda NKRI.

Oleh karena itu, orientasi ekspor bahan pertanian dan perikanan kini telah terlaksana dimulai dengan mengekspor rumput laut melalui Pelabuhan Tunon Taka sebanyak 126 ton yang diekspor ke Korsel, ungkap Jabbar.

“Saya menyarankan bahwa, bagi para pembudidaya rumput laut, pertanian, perkebunan dan usaha lainnya tetap menjaga kualitas produk agar tarif harga juga bisa dipertahankan,” pinta dia.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Nunukan adalah salah satu wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:   13 Penderita DBD Meninggal Dunia, 2020 Disebutkan Menurun

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yopie F Wowor atas nama Bupati Nunukan Asmin Laura dalam sambutannya menyatakan, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan wawasan kepada para pelaku usaha, khususnya bagi calon eksportir maupun yang sudah melakukan ekspor untuk mewujudkan beranda NKRI yang bermartabat.

Berkaitan dengan SKA, kata dia, masalah informasi barang dan perijinan ekpor impor, dapat memantau permohonan melalui online dan juga secara manual.

Jenis SKA terbagi menjadi dua yaitu SKA Preferensi yang berfungsi sebagai persyaratan dalam memperoleh preferensi yang disertakan pada saat barang tersebut memasuki wilayah negara tujuan ekspor dan Non Preferensi sebagai dokumen pengawasan. (***)

Baca Juga:  Bupati Nunukan Minta Pertamina Segera Pulihkan Pasokan BBM di Krayan

Editor    : M Rusman
Sumber : Humas Pemkab Nunukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here