Keempat pelaku peredaran sabu-sabu dari Malaysia yang dibawa dua TKI dan pesanan Napi Lapas Bontang Kaltim.
    Sabu-sabu yang dimilikinya dibawa dari Negeri Sabah Malaysia merupakan pesanan seseorang yang diketahui berada di Kota Tarakan.
    “Sabu-sabu yang dibawa kedua TKI ini akan dibawa ke Tarakan,” ujar dia. Kedua TKI tersebut beralamat di Jalan Kalabakan Brumas Negeri Sabah.
     Teguh Triwantoro menambahkan, hasil pemeriksaan keduanya diketahui berinisial MS (23) kelahiran Kabupaten Sinjai Sulsel dan An (24) kelahiran Kabupaten Bulukumba Sulsel.
Setelah dikembangkan kasus ini, aparat Satresnarkoba Polres Nunukan berhasil menangkap seorang pria berinisial MN bin Rindu (22) di Penginapan Bunda Bunga Jalan Yos Sudarso Kota Tarakan pada Senin (4/2) sekira pukul 01.00 wita.
    Pria MN ini beralamat di Jalan Jembatan Besi RT 05 RW 02 Kelurahan Lingkas Ujung Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan Kalimantan Utara bertindak selaku penjemput sabu-sabu dari An dan MS.
Kemudian tidak berhenti disitu, aparat kepolisian Nunukan juga mengetahui pria MN ini hanya disuruh oleh Ad bin Ruding (31) yang beralamat di Jalan Kampung I Gang Slipi RT 09 Kelurahan Skip Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan Kalimantan Utara.
Ad bin Ruding berhasil ditangkap di Jalan Lumpuran Kelurahan Kampung I Skip Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan pada Senin (4/2) sekira pukul 01.10 wita.
Ternyata, kata Kapolres Nunukan, Ad bin Ruding juga diperintahkan oleh seseorang yang sedang mendekam dalam Lapas Bontang Kalimantan Timur bernama Jardin bin Kamal.
    “Pria Ad bin Ruding ini yang ditugaskan oleh penghuni Lapas Bontang untuk menjemput sabu-sabu dari MN bin Rindu, yang dibawa oleh An dan MS dari Malaysia” sebut dia.
Nah, sabu-sabu seberat 100 gram ini dikendalikan oleh Jardin bin Kamal ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) dan segera di BAP oleh penyidik Lapas Bontang. (***)

Baca Juga:  Wabah COVID-19, Bupati Polman Layani Rakyat di Ruang Terbuka

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here