Tokoh masyarakat ini pertanyakan barang subsidi melalui tol laut, Pemkab Nunukan tidak pernah sosialisasikan

Masyarakat Nunukan Pertanyakan Jenis Barang Subsidi Melalui Tol Laut
Tokoh masyarakat Nunukan Haji Laoding

Nunukan (BERANDATIMUR) – Kabupaten Nunukan, Kaltara menjadi salah satu daerah di Indonesia yang mendapatkan suplai barang-barang kebutuhan pokok melalui program tol laut. Barang-barang yang disuplai melalui program Presiden Jokowi ini, sebagian harganya disubsidi oleh pemerintah.

Namun, masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia tidak mendapatkan kejelasan jenis barang-barang yang disubsidi tersebut, sehingga patut dipertanyakan.

Seperti yang diutarakan salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Nunukan bernama H Laoding yang beralamat di Porsas Jalan Cik Di Tiro Kelurahan Nunukan Timur tersebut.

“Sebenarnya barang yang mana disubsidi pemerintah yang diangkut melalui tol laut itu,” ucapnya kepada awak media pada pekan lalu. Jika tidak salah, dia mengatakan, salah satu barang yang disubsidi adalah semen. Tetapi, harganya masih sama dengan semen lainnya (yang tidak disubsidi).

Baca Juga:  Akses Laut Mulai Dibuka, Nunukan Masih Rawan Penularan Korona

H Laoding menegaskan, seyogyanya pemerintah daerah Kabupaten Nunukan memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai barang yang disubsidi tersebut. Tujuannya, agar masyarakat tidak keliru atau bertanya-tanya.

“Kalau memang ada barang-barang yang diangkut melalui tol laut itu ada yang disubsidi seharusnya pemerintah daerah (Nunukan) menjelaskan kepada masyarakat, jenis yang mana. Kalau tidak salah katanya semen yang disubsidi tapi harganya sama saja dengan harga pada umumnya,” kata Ketua Organda Nunukan ini.

Ia menjelaskan, barang-barang yang diangkut melalui tol laut khususnya semen diambil oleh dua toko bangunan di Kabupaten yakni Sinar Agung dan Wiceng.

Baca Juga:  Atlit Binaan Perbakin Nunukan, Kasih Raih Juara I Menembak Se-Kaltara

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sopir mobil truk di Pelabuhan Tunon Taka beberapa waktu lalu disebutkan, jenis semen yang diangkut melalui kapal tol laut adalah merek toinasa dan bosowa.

Sementara hasil penelusuran pada kedua toko bahan bangunan ini, disebutkan tidak ada semen bersubsidi. “Tidak ada semen yang subsidi pak,” ungkap karyawan pada kedua toko ini pada Senin, 4 Juli 2022. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here