Umat Muslim Berburu Takjil di Pasar Wonomulyo

Polman (BERANDATIMUR.COM) – Memasuki H+13 bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah, umat muslim terus berburu takjil untuk berbuka puasa. Seperti suasana di Pasar Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat.

Warga yang menjalankan ibadah puasa memanfaatkan waktu sore hari berburu jajanan buka puasa pada lapak-lapak takjil di tepi jalan sekitar pasar tersebut.

Maraknya penjual takjil menjadi ajang “ngububurit” bagi warga menunaikan ibadah puasa, ujar seorang warga yang sibuk mencari kue kebanggaannya.

Lapak yang menjual berbagai jenis jajanan buka puasa ini berjejer sepanjang Jalan Padi Unggul Pasar Sentral Kecamatan Wonomulyo.

Baca Juga:  Nenek Ini Lumpuh, Hidupnya Mengandalkan Uluran Tangan Tetangga

Sajian menu nikmat ini dijual para pedagang mulai pukul 14.00 wita hingga pukul 17.30 wita atau menjelang buka puasa.

Suasana umat muslim berburu takjil untuk berbuka puasa di lapak-lapak sepanjang jalan sekitar Pasar Wonomulyo Kabupaten Polman, Jumat (17/5)

Mengenai harga tak perlu cemas. Berbagai jenis kue dijual rata-rata Rp1.000 hingga Rp 2.000 per biji.

Sedangkan masakan lauk pauk seperti ikan pepes dijual seharga Rp5.000 hingga Rp10.000 per bungkus, ikan bakar Rp10.000 hingga Rp 25.000 tergantung jenis dan ukuran ikan, serta ikan masak Rp 5.000 hingga Rp25.000 tergantung porsinya.

Beragam jenis sayuran yang sudah dimasak atau siap disantap juga tersedia mulai dari sayur tumis daun singkong, sayur santan, sayur bening, dan berbagai jenis masakan lainnya.

Baca Juga:  Tampilkan Ikan Tuing-tuing, Polman Sabet Penghargaan Pada APKASI Otonomi Expo 2019

Pedagang lapak sekali satu tahun ini selama bulan suci Ramadhan juga melengkapi berbagai jenis kue yang berkuah, seperti pisang ijo, pallu butung, es teler, es buah dan lainnya.

“Ya Alhamdulillah, berkah bulan penuh rahmat ini yang kita dapatkan dan hampir setiap hari menu disiapkan habis. Per hari keuntungan bisa kita dapatkan Rp200.000 hingga Rp 500.000,” Abubakar, salah seorang pedagang takjil Ramadhan, Jumat, 17 Mei 2019.

Sementara Rahmat mengaku setiap hari “ngububurit” dengan memburu takjil, sambil menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Baca Juga:  HUT Polman Ke-59 Kado Bagi Masyarakat Memasuki 2019

“Sejak dulu pasar kuliner atau lapak di pinggir kali di Wonomulyo ini ramai dikunjungi orang. Berbagai jenis makanan tersedia, tinggal dipilih saja dan harganya pun terjangkau,” kata Sutarji komsumen kuliner atau lapak Wonomulyo. (*)

Reporter: Almadar Fattah
Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here