Upah Nakes tak Dibayar, LSM Gertak: Pj Bupati Flores Timur Kecipratan

Larantuka (BERANDATIMUR) – Kasus uang jasa pelayanan medis terkait penanganan COVID-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Larantuka Kabupaten Flores Timur, NTT yang belum dibayarkan oleh Pemda setempat.

Ribuan nakes pernah mengelar aksi damai dengan membakar 1.000 lilin kini mendapatkan kecaman dari LSM Gertak Florata (Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Flores Timur – Lembata).

Kecaman LSM Gertak ini ditandai dengan aksi damai pula yang disampaikan di Gedung DPRD Flores Timur pada Jumat, 11 Nopember 2022.

Koordinator Umum LSM Gertak Florata Kanisius Ratu Soge yang memimpin aksi itu meminta DPRD setempat agar mendesak Pemkab Flores Timur untuk membayarkan dana klaim jasa pelayanan rumah sakit sebesar Rp2,4 miliar.

Baca Juga:  Polemik Upah Nakes tak Dibayar, DPRD Nilai Hanya Akal-akalan Pemkab Flores Timur 

Kanisius menilai, tindakan Pj Bupati Flores Timur yang mengalihkan uang jasa pelayanan kesehatan di RSUD Larantuka ke OPD sangat tidak manusiawi.

Sebab, kata dia, ribuan nakes di RSUD Larantuka yang berhak menerima dana yang bersumber dari Kementerian Kesehatan tersebut sebesar Rp5,6 miliar.

“Sebab, yang lebih berhak menerima uang itu adalah para Nakes RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka. Tetapi pemerintah daerah malah mengalihkan dana tersebut ke setiap OPD yang tidak jelas peruntukannya. Berani tidak uang itu kasih ke nakes? Itu tuntutan kami,” ujar Kanisius.

Baca Juga:  Diterjang Banjir 1979, Tokoh Masyarakat Berniat Bangun Lagi Rumah Adat Koke Bale

Bahkan dia menuding, dana jasa pelayanan kesehatan sebesar Rp5,6 miliar dari Kemenkes RI ikut dinikmati Pj Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi.

“Bapak datang buat rusak kami Flores Timur saja, omong besar mau buat baik Lewotanah Flores Timur, tau taunya kami punya Lewotanah makin hancur bapak buat,” ketus Koordinator Umum LSM Gertak Florata ini dengan nada kesal. (*)

Reporter: Yakobus Elton Nggiri
Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here