Viral di medsos…warga soroti pelayanan di Puskesmas Lite, Adonara Tengah yang buruk 

Pelayanan Buruk di Puskesmas Lite, Adonara Tengah Disorot
Tangkapan layar...unggahan salah satu warga di medsos facebook

Larantuka (BERANDATIMUR) – Pelayanan di Puskesmas Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Flores Timur, NTT yang buru diviralkan warga do media sosial (medsos).

Kebobrokan pelayanan tersebut diunggah oleh akun facebook Fransiskus Xaverius Masan pada Senin, 11 Juli 2022.

Dalam unggahannya akun ini menulis banyak pasien khususnya anak-anak yang tidak mendapatkan pelayanan dari tim medis Puskesmas Lite.

Unggahan yang di-posting di grup Suara Flotim ini mendapat banyak tanggapan dari netizen yang mengecam pelayanan yang buruk tersebut.

“Banyak pasien ada anak-anak yang demam harus pulang tanpa mendapatkan pelayanan. Begitu pun saya bersama istri saya,” tulis Fransiskus dalam unggahannya di laman facebook.

Baca Juga:  Hanya berjualan buah-buahan di pinggir jalan, ibu-ibu di Flores Timur mampu sekolahkan anak

Fransiskus pun mengaku, sempat mendatangi Puskesmas Lite lagi pada yang sama pada pukul 01.20 Wita, namun pelayanan sudah tutup.

Kepala Puskesmas Lite, Anselmus Seli kepada awak media ketika dihubungi via telepon pada Rabu, 13 Juli 2022 membantah unggahan warga tersebut di medsos.

 

Ia menjelaskan, pasien umum dilayani seperti biasa mulai pukul 07.30 Wita. Hanya saja, pelayanan untuk pasien ibu hamil tidak ada karena tenaga kesehatan yang bertugas tidak berada tempat.

“Yang menjadi permasalahan kemarin itu hanya dipelayanan kesehatan ibu dan anak yaitu di pemeriksaan ANC (antenatal care) ibu hamil. Sementara pasien biasa dilayani oleh ibu dokter,” jelas Anselmus

Baca Juga:  Seorang sopir di Flotim diamankan Polisi, diduga cabuli anak SMP

Anselmus juga mengaku, saat itu dirinya tidak berada di puskesmas lantaran masih mengikuti kegiatan di Larantuka.

Anselmus menyatakan telah menghubungi bidan koordinasi (bikor) yang bertugas melayani ibu hamil pada hari itu.

“Setelah membaca postingan pasien di grub facebook Suara Flotim Saya langsung berusaha menelpon bikor-nya. Namun belum mendapat jawaban karena jaringan. Kemarin juga sudah kita lakukan rapat kordinasi bersama pihak kecamatan semoga kejadian-kejadian seperti ini ke depannya tidak terjadi lagi,” tutupnya. (mg01) 

Editor: M Rusman 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here