Warga Lolisang Kajang Pertanyakan Anggaran Pembangunan Duekker Rp14 Juta Lebih

BULUKUMBA (berandatimur.com) – Warga Desa Lolisang Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan mempertanyakan penggunaan dana desa karena salah satu pembangunan Duekker pada 2018 ternyata tidak kerjakan.

Lokasi pembangunan Duekker di Dusun Kassi Puteh tersebut terpasang papan proyek dan hanya ditimbuni potongan kayu lapuk sebagaimana foto yang diposting di media sosial oleh pemilik akun bernama Abd Rahman Hakim pada Selasa (26/2) sekira pukul 19.24 wita.

Abd Rahman Hakim dalam kolom komentarnya turut mempertanyakan peruntukkan dana desa (DD) di Desa Lolisang yang dianggap tidak transparan.

Baca Juga:  Dinilai Tak Edukatif, Mahasiswa Demo Penayangan Film Dilan 1991
Lokasi rencana pembangunan jembatan Duekker yang tidak dikerjakan oleh Kades Lolisang Kecamatan Kajang. Foto: doc Facebook

Akibat adanya papan proyek pembuatan jembatan Duekker di desa itu tetapi tidak dikerjakan malah ditumbuhi potongan kayu semata.

Postingan Abd Rahman Hakim ini mendapatkan banyak komentar. Salah satunya dari pemilik akun Lopie Ugie yang menulis “laporkan kepada pihak berwajib”.

Pada papan nama proyek tertulis sumber anggaran dari DDS 2018.

Rencana pembangunan jembatan Duekker ini tampak pada jalan setapak atau kemungkinan jalan tani. Sebab sebelah kiri dan kanan jalanan ini terlihat pohon kakao dan kelapa. (***)

Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here