Kepala Kantor Pos Nunukan, Yusran

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Wow…ternyata banyak warga Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara yang bekerja di negara Afrika. Ini diketahui berdasarkan remiten atau pengiriman uang dari luar negeri melalui Kantor Pos Nunukan setiap bulan.

Kepala Kantor Pos Nunukan, Yusran, Kamis, 16 Mei 2019 menyatakan, remitensi atau uang kiriman warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri melalui kantor pos ke Kabupaten Nunukan didominasi dari Malaysia dan Afrika.

Pengiriman uang dari luar negeri ke daerah itu berlangsung setiap bulan dalam jumlah yang cukup fantastis hingga puluhan juta rupiah per orang.

Baca Juga:  Lapas Nunukan kembangkan kreatifitas warga binaan dengan membatik dan seni

“Uang dari luar negeri yang dikirim ke Nunukan kebanyakan dari Malaysia dan Afrika,” ujar Yusran.

Ia menambahkan, tingginya animo masyarakat mengirim uang dari luar negeri melalui kantor pos kebanyakan menggunakan westen union (WU).

Dimana fasilitas WU ini sangat mudah mencairkannya cukup memperlihatkan resi pengiriman dan kartu tanda penduduk (KTP) yang dituju atau penerimanya.

Hanya saja, Yusran tidak mengetahui jumlah warga Kabupaten Nunukan yang bekerja di negara hitam tersebut.

Kedua negara ini cukup banyak warga Kabupaten Nunukan yang bekerja. Misalnya di Afrika sebagian besar bekerja pada pembalakan kayu eks pekerja pada perusahaan  yang pernah beroperasi di Kabupaten Nunukan sebelumnya.

Baca Juga:  148 anak TKI dari Sabah, melanjutkan pendidikan pada 3 provinsi di Indonesia

Sedangkan di negeri jiran Malaysia pada umumnya Suku Tator atau NTT yang memiliki sanak keluarga di Kabupaten Nunukan.

Yusran yakin pengiriman uang dari luar negeri akan meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Sebagaimana lazimnya pada tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya pengiriman uang dari luar negeri masuk di Kabupaten Nunukan itu mulai pada H-10 lebaran. Begitu memang tradisinya disini mungkin buat kebutuhan keluarganya yang akan merayakan lebaran,” beber dia. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here