Waspada! Gunung Ili Lewotolok Kabupaten Lembata kembali erupsi

Gunung Ili Lewotolok Kabupaten Lembata Kembali Erupsi
Foto: Doc Pos Pengamatan PVBMG Gunung Ili Lewotolok

Lembata (BERANDATIMUR) – Gunung Ili Lewotolok di Pulau Lembata, NTT kembali erupsi dengan menyemburkan api disertai tujuh letusan sehingga ditetapkan level III (siaga).

Letusan dan semburan api terjadi pada 18 Juni 2021 pada pukul 12.00-18.00 WIT.

Data yang diperoleh dari Badan Geologi PVMBG Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok disebutkan Gunung dengan tinggi 1.423 MDPL ini pertama kali mengeluarkan asap berwarna putih dan kelabu bertekanan lemah dengan ketebalan 200-500 meter di puncak kawah.

“Teramati tujuh kali letusan dengan tinggi 300-500 m dan warna asap putih dan kelabu. Erupsi disertai gemuruh lemah hingga sedang,” jelas Yeremias Kristianto Pugel dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok.

Baca Juga:  Begini persiapan Disbudpora Lembata menghadapi ETMC 2022

Yeremias meminta kepada masyarakat yang bermukim di sekitar gunung tersebut agar tidak melakukan aktivitas pada radius tiga kilometer dari puncak gunung. Begitu pula kepada pengunjung, pendaki dan wisatawan

Khusus masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak/kawah Gunung Ili Lewotolok.

Disampaikan pula bahwa potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya maka masyarakat yang berada disekitar Gunung Ili Lewotolok agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

Baca Juga:  Flotim Kirim Bantuan Logistik Korban Erupsi Gunung di Lembata

Tak lupa mengingatkan warga yang bermukim di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Ili Lewotolok agar mewaspadai ancaman lahar pada saat musim huja karena abu vulkanik hingga saat ini jatuh pada beberapa sektor di sekeliling gunung.

Mengenai sektor penerbangan, PVBMG mengimbau selalu mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation).

Sehubungan dengan erupsi Gunung Ili Lewotolok di Pulau Lembata Kabupaten Lembata ini, diminta semua pihak senantiasa menjaga kondusivitas suasana dan tidak menyebarkan narasi bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Pada kesempatan itu, BPBD Provinsi dan Pemkab Lembata agar selalu berkoordinasi dengan Pos PGA Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung. (*)

Baca Juga:  Irjen (Purn) Anton Enga Tifaona, jadi nama jalan di Kabupaten Lembata

Penulis: Fan Lalewang
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here