Woooow, Data Pemilih di Flores Timur Meningkat Tajam 

Jumlah Pemilih Pemilu 2024 di Flores Timur Meningkat Tajam
Komisioner KPU Flores Timur Divisi Program Data dan Informasi Fabianus Boli Uran

Larantuka (BERANDATIMUR) – Dinas Keoendudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Flores Timur, NTT telah menyerahkan data kependudukan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berdasarkan data kependudukan yang disetujui Kemendagri, jumlah pemilih di Kabupaten Flores Timur pada pemilu 2024 sebanyak 183.008 orang masing-masing 86.373 laki-laki dan 96.635 perempuan.

Sebelumnya jumlah pemilih pada Pemilu 2019 dan hasil pendataan terakhir Maret 2020 hanya 158.860 orang terdiri dari 74.277 laki-laki dan 84.583 perempuan.

Menanggapi hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flores Timur mengakuo terjadi penambahan jumlah pemilih secara signifikan untuk pemilu 2024 dalam kurun waktu Maret 2020 hingga September 2022.

Kenaikan jumlah pemilih sebanyak 24.148 orang dalam kurun waktu dua tahun enam bulan.

Komisioner KPU Flores Timur Divisi Program Data dan Informasi Fabianus Boli Uran di kantornya pada Senin 21 Nopember 2022 membenarkan hal itu. Ia mengatakan telah terjadi pergerakan penambahan jumlah penduduk di Kabupaten Flores Timur cukup signifikan sejak Maret 2020.

Baca Juga:  Rakernas Partai Nasdem, sepakati Anies, Andika, Ganjar bakal calon Presiden 2024

“Bahwa hasil pergerakan data dari proses pemutahiran data sejak Maret 2019 hingga bulan september 2022 di temukan 24 ribuan pemilih baru di Kabupaten Flores Timur,” ujar Fabianus.

Sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mewajibkan memelihara dan memutakhirkan data pemilih setelah pemilu 2019 atau pemilu terakhir (pilkada).

“Jadi KPU kabupaten mulai melakukan proses pemutahiran data dari bulan Maret 2020 hingga September 2022, jangka waktu yang diberikan dua tahun lebih untuk proses pemutahiran data ini sendiri,” ungkap Fabianus.

Jadi, tambah dia, telah terjadi pergerakan data dan kenaikan angka pemilih baru.

Baca Juga:  Anggota DPR RI, Ahmad Yohan Bantu Pembangunan Gereja di Oyangbarang

“pemilih dari data awal Maret setelah Pilnas 2019 berjumlah 158.860 pemilih menjadi 183.008 pemilih,” jelas dia.

Proses pemutakhiran data pemilih nantinya penghapus daftar pemilih sebelumnya yang meninggal dunia, atau yang lulus menjadi TNI atau Polri atau yang berimigrasi pindah keluar daerah.

Selain itu pemutahiran data juga meliputi pendataan bagi warga baru masuk di Kabupaten Flores Timur sebagai pemilih baru, dan mendata pemilih pemula yang baru genap 17 tahun serta mendata pensiunan TNI Polri.

Setelah itu, proses pemutahiran data pemilih akan di closing untuk dilanjutkan proses sinkroniasi dengan data SIAK dari Kemendagri.

“Setelah data ini disinkronkan pada tanggal 14 Desember 2022 data itu akan dikirim ke KPU Kabupaten sebagai data DP4,” jelas Komisioner KPU Flotim tersebut.

Baca Juga:  Sempat dirawat di RS Siloam Kupang karena COVID19, Bupati Lembata meninggal dunia

Data DP4 yang dimaksudkan akan dipakai saat proses pencatatan dan pencoklitan oleh Pantarli (panitia pemutahiran data pemilih) pada awal 2023.

Data hasil pencoklitan ini sebagai
daftar pemilih sementara (DPS) dan penetapan daftar pemilih atau DPT pada Juni atau Juli 2023. (*)

Reporter: Yakobus Elton Nggiri
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here