YBL gandeng BWS tanam 5.000 bambu di Bendungan Napung Gete Sikka

Penanaman Bambu Memperingati Hari Air Sedunia di Kabupaten Sikka, NTT
Proses penanaman bambu di Bendungan Napung Gete Kabupaten Sikka, Selasa (22/3). FOTO: Chen Chabarezy/BERANDATIMUR.COM

Maumere (BERANDATIMUR) – Memperingati Hari Air Sedunia, Yayasan Bambu Lestari (YBL) menggandeng Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi NTT II menanam 5.000 bambu di Bendungan Napung Gete Kabupaten Sikka.

Lokasi penanaman ini di Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka pada Selasa, 22 Maret 2022.

Koordinator YBL Sikka Yuyun Baital kepada awak media ini mengatakan penanaman bambu ini dikerjasamakan dengan Kementerian LHK RI. Rencananya akan menanam bambu sebanyak 10.000 pohon di sekitar bendungan Napung Gete.

Terdiri dari 5.000 anak bambu dan sisanya pohon lainnya. Tetapi pada hari pertama fokus untuk tanam 5.000 anak bambu dulu.

Baca Juga:  661 pelajar Lembata ikut gladi persiapan pembukaan ETMC XXXI 2022

“Ya target kami hingga tanggal 30 Maret (2022) mendatang sudah harus selesai penanaman di area bantaran area genangan Bendungan Napung Gete,” kata Yuyun.

Penanaman bambu ini melibatkan instansi lainnya seperti Keluarga Besar Purnawirawan Polisi (KBPP), Dinas Pertanian, Kehutanan, siswa SMK Talibura dan GMNI Cabang Sikka.

Pada kesempatan itu juga, Koordinator Pengawasan Bandungan Napung Gete Sudarsono Abdulah Koli membenarkan penanaman bambu ini program BSW NTT II dengan Kementerian LHK yang difasilitasi oleh YBL Kabupaten Sikka.

Penanaman Bambu Memperingati Hari Air Sedunia di Bendungan Napung Kabupaten Sikka
Koordinator YBL Sikka Yuyun Baital

“Ya kami bekerja sama dengan pihak YBL, kami siapkan lahan di pinggiran area bendungan dan YBL siapkan anakan bambu dan tanaman komoditi lainnya sebanyak 5.000 pohon. Ini program kementerian dalam rangka hari air sedunia,” kata Darsono.

Baca Juga:  PSSI NTT jaring 50 pemain selama ETMC di Lembata persiapan pra PON

Sedangkan Camat Waiblama Antonius J. Liwu mengucapkan terima kasih kepada YBL yang telah memfasilitasi kegiatan penanaman pohon dan bambu di daerahnya tepatnya  di Bendungan Napung Gete.

Hal yang sama diucapkan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo yang turut hadi pada acara itu. Ia mengapresiasi YBL  yang menginisiasi penanaman 10.000 bambu dan pohon lain di Bendungan Napung Gete ini.

“Saya sangat apresiasi kepada Yayasan Bambu Lestari Kabupaten Sikka yang sudah mau melakukan kegiatan tanam bambu di area bendungan Napungete. Ini merupakan bentuk kepedulian dan pelestarian terhadap alam”, ungkap Roby Idong.

Baca Juga:  Tinggal di rumah reyot, nenek Agnes bertahan hidup dari kuli cuci pakaian 

Roby Idong menambahkan manfaat bambu sangat luar biasa sebagai daerah konservasi juga bermanfaat secara ekonomi dan multifungsi bagi masyarakat. (mg03)

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here