Nunukan (berandatimur.com) – Prajurit Batalion Infantri 613 Raider Raja Alam akan menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia menggantikan Batalion 621 Manuntung di Kabupaten Nunukan, Kaltara untuk sembilan bulan ke depan.

Kedatangan prajurit satgas pamtas pengganti ini disambut dengan upacara dipimpin Wakil Bupati Nunukan, Faridil Murad di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Sabtu (4/8).

Upacara penyambutan prajurit satgas pamtas yang baru dari Yonif 613/RJA di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Sabtu (4/8).

Dalam sambutannya, Wabup Nunukan mengucapkan, selamat datang kepada prajurit Raider Yonif 613/RJA untuk menjaga wilayah perbatasan negara di daerah itu.

Ia menegaskan, sebanyak 450 prajurit dari batalion raider ini dapat mengemban tugas negara yang telah diamanahkan kepadanya selaku satgas pamtas.

Baca Juga:  LAWAN COVID-19! Hari Ini Terima 6 Spesimen Dari BBLK Surabaya, Semuanya Negatif

Pergantian prajurit satgas pamtas ini setiap sembilan bulan untuk menjaga perbatasan darat dengan Malaysia. Faridil pun membeberkan, wilayah perbatasan dengan Malaysia di Kabupaten Nunukan dihadapkan pada berbagai permasalahan.

Oleh karena itu, dia menyatakan, prajurit satgas pamtas dituntut penanganannya yang serius dan maksimal makanya perlu peningkatan infrastruktur, SDM dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Prajurit Yonif 613/RJA Raider ini di komandani Letkol Inf Fardin Wardhana tiba di Pelabuhan Tunon Taka dengan menggunakan KRI Teluk Manado dengan nomor lambung 537, sejak Jumat (3/8) sekira pukul 17.00 wita.

Baca Juga:  Baru Satu Cabup-Cawabup Nunukan Yang Ditetapkan

Selanjutnya, prajurit satgas pamtas ini akan pos-pos pengamanan wilayah perbatasan RI- Malaysia di Pulau Sebatik, Pulau Nunukan, Kecamatan Seimengaris dan Kecamatan Sebuku. (***)

 

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here