Home / Advetorial / Pemprov Kalimantan Utara

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:35 WIB

RPJPD Kaltara Berorientasi Pada Pembangunan Berkelanjutan

Tanjung Selor (BERANDATIMUR) – Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Kalimantan Utara diidentifikasi ada lima isu utama dalam pelaksanaan pembangunan yang dirumuskan menjadi 11 isu strategis.

Hal ini disampaikan Gubernur Kaltara, H. Zainal A. Paliwang, dalam forum musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) RPJPD Provinsi Kaltara 2025-2045, di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gadis, Senin 10 Juni 2024.

“Penyusunan RPJPD pada aspek kewilayahan berpedoman pada rencana tata ruang wilayah dan dilakukan secara simultan, terkoordinasi dengan penyusunan perubahan rencana tata ruang wilayah provinsi Kalimantan Utara,” terangnya.

Ke-11 permasalahan utama adalah akselerasi hilirisasi industri hasil sumber daya alam, transformasi ekonomi hijau dan pengembangan energi baru terbarukan, kesejahteraan dan pemerataan pembangunan wilayah, peningkatan kualitas dan daya saing SDM

Kemudian, inklusi sosial dan kesetaraan gender, penguatan ketahanan bencana dan adaptasi perubahan iklim, penguatan tata kelola lingkungan hidup, konektivitas dan aksesibilitas wilayah, infrastruktur dasar permukiman, tata kelola perbatasan, dan penguatan tata kelola yang kolaboratif berbasis digital.

Gubernur mengharapkan rumusan isu strategis tersebut dapat dicermati bersama sampai pada tahap arah pembangunan yang akan ditetapkan. Berkenaan itu, partisipasi telah diminta dari unsur legislatif, pemerintah daerah kabupaten/kota, keterwakilan dari unsur mitra kerja pemerintah.

“Kami telah meminta semua unsur untuk dapat memberikan saran/masukan lebih konkret dan memberikan gambaran kondisi daerah sesungguhnya,” jelas Zainal.

Penyusunan RPJPD pada aspek kewilayahan berpedoman pada RTRW (Rencana Tara Ruang Wilayah) Provinsi Kaltara yang dilakukan secara simultan dan terkoordinasi dengan memperhatikan rekomendasi dari kajian lingkungan hidup strategis dan dokumen perencanaan pembangunan dan sektoral lainnya.

Ia menegaskan, semua pihak perlu memahami bahwa RPJPD yang disusun memiliki arti penting dalam beberapa hal. Mulai dari pedoman penyusunan RPJMD menjadi panduan penyusunan visi misi dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah, dan memuat arah pembangunan yang selaras dengan RPJPN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional).

Jangan Lewatkan  Bacaleg Tabrak Pengendara Motor di Bulukumba, Korban Tewas di TKP

“Berkenaan itu, dokumen RPJPD disusun tidak hanya memperhatikan isu secara regional, isu lokal, maupun nasional, tetapi juga memperhatikan isu global (internasional),” terangnya.

Pada periode RPJPD ini, Zainal menekankan ada tanggung jawab besar untuk membawa Kaltara menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan. Dalam merancang RPJPD untuk dua puluh tahun ke depan, terdapat beberapa isu global yang perlu diperhatikan.

Ia melanjutkan, perubahan iklim menjadi tantangan serius yang perlu menjadi fokus perencanaan. Peningkatan suhu global, perubahan pola cuaca, dan permasalahan lingkungan lainnya memerlukan strategi adaptasi dan mitigasi yang kuat.

Perkembangan teknologi termasuk revolusi industri 5.0, disebut akan memainkan peran kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan produktivitas. Oleh karena itu, perlu menyusun kebijakan yang mendukung penetrasi teknologi informasi dan komunikasi di seluruh sektor, serta memastikan agar masyarakat memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi perubahan ini.

Pembangunan inklusif akan menjadi fokus utama pada setiap kebijakan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan yang dirancang. “Kolaborasi yang baik antara semua pihak ini akan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar efektif dan tepat sasaran,” tuntasnya

RPJPD ini disusun didasarkan pada prinsip-prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel. Setiap langkah yang diambil harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, hingga media massa. (dkisp)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Peduli Banjir di Sembakung dan Lumbis, BNPB Berikan Bantuan

Advetorial

Kapolda Kaltara Saksikan Laga Final Bola Volly Kapolda Cup 2023

Advetorial

MTQ VIII Resmi Dibuka, Gubernur: Jadikan Sarana Perekat Ukhuwah

Advetorial

Lanjutan: Program “Jumat Curhat” Polda Kaltara

Advetorial

Gubernur Kaltara Silaturahmi Dengan Pensiunan ASN

Advetorial

DPKP Kaltara Akan Serahkan Bantuan Alat Pertanian

Advetorial

Penelusuran Gua Kars Batu Putih (Bagian 2-habis): Batu Tumpuk Jadi Destinasi Wisata Alternatif Masyarakat

Advetorial

Libas Kemenko PMK 4-0, Tim Futsal Kaltara Masuk 16 Besar