Home / Advetorial / Pemkab Bulukumba

Rabu, 8 April 2026 - 11:39 WIB

Kasus Campak Meningkat di Bulukumba

BULUKUMBA – Berdasarkan data surveilans dan investigasi epidemiologi, terjadi peningkatan kasus campak di Sulawesi Selatan termasuk di Kabupaten Bulukumba bahkan telah dikategorikan kejadian luar biasa (KLB). Penyebabnya duketahui, akibat masih adanya kesenjangan cakupan imunisasi rutin.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kesehatan tentunya mengambil langkah cepat dengan melakukan program imunisasi kejar (catch up) secara serentak. Kondisi ini menyebabkan menurunnya kekebalan kelompok (herd immunity), sehingga risiko penularan menjadi lebih tinggi di tengah masyarakat.

Imunisasi serentak ini menjadi program nasional sebagaimana dilakukan di daerah lain di Sulsel seperti Kabupaten Maros, Luwu Timur, dan Jeneponto.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr Amrullah, menyampaikan langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran campak, terutama pada anak-anak adalah melalui imunisasi. Program imunisasi kejar ini ditargetkan selesai pada April 2026.

Adapun sasaran imunisasi kejar sebanyak 1.004 anak untuk imunisasi campak 1 (MR1), 886 anak untuk imunisasi campak 2 (MR2), dan 7.035 sasaran untuk kelas 1 SD. Jadi, total sasaran kejar di Kabupaten Bulukumba sebanyak 8.925 anak.

Sampai saat ini, capaian imunisasi di daerah itu sudah mencapai 76,9 persen atau 773 anak untuk MR1, 639 anak atau 72,2 persen untuk MR2 dan 83,4 persen atau 5.863 anak kelas 1 SD.

“Peningkatan kasus campak ini menjadi perhatian serius. Kami mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi lengkap. Imunisasi kejar ini penting untuk menutup kesenjangan yang selama ini terjadi,” ujarnya.

Amrullah menegaskan, pengendalian campak dapat dikatakan berhasil apabila mendapatkan dukungan semua pihak. Seperti tenaga kesehatan, pemerintah desa, satuan pendidikan, hingga organisasi masyarakat dan keagamaan.

“Diperlukan kolaborasi semua stakeholder agar cakupan imunisasi dapat merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Dengan begitu, kita bisa membentuk kekebalan kelompok yang kuat dan mencegah terjadinya wabah,” tambahnya.

Jangan Lewatkan  Kemilau Busana Adat Nusantara Warnai HUT Kabupaten Nunukan Ke-26

Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga mengimbau seluruh masyarakat segera mengantarkan anaknya ke puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan swasta. Guna mendapatkan imunisasi campak secara gratis sesuai program yang telah disiapkan.

Menurut dia, gerak bersama dengan kesadaran kolektif masyarakat, maka penyebaran campak dapat ditekan dan kondisi kesehatan anak-anak di Kabupaten Bulukumba tetap terjaga.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pemprov Kaltara Terus Mendorong Pembiayaan UMKM

Advetorial

Gandeng PKK, Pemprov Kaltara Bantu Korban Kebakaran Sebatik
Warga Perbatasan Negara di Desa Ajiuning Mulai Nikmati Air Bersih PDAM

Advetorial

Air PDAM Mulai Dinikmati Masyarakat Ajikuning, Apa Kata Mereka?

Advetorial

Bertemu Kakanwil Imigrasi, Bupati Nunukan: Awal yang Baik

Advetorial

Tim TPIP Berkunjung ke Kaltara, Fokus Penanganan Inflasi

Advetorial

Evaluasi OPD, Salah Satu Fokus Utama Pemerintahan Zainal-Ingkong

Advetorial

Parade Scooter Borneo, Ajang Promosi Budaya Kaltara

Advetorial

Bupati-Wabup Nunukan Serahkan Bantuan di Kampung Enrekang Desa Binalawan