BULUKUMBA – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 15 orang diutus mengikuti Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Sulsel yang diselenggarakan pada 9-11 Juni 2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Bupati Bulukumba telah menerbitkan surat permintaan izin kepada sejumlah pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, dan satuan pendidikan agar memberikan kesempatan kepada pegawai yang ditunjuk.
Setelah mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Bulukumba secara daring yang dipusatkan di Gedung Pinisi Kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulukumba.
Ke-15 peserta dari ASN berbagai instansi di Kabupaten Bulukumba diharapkan dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional nantinya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental spiritual ASN sekaligus memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengapresiasi seluruh peserta, pimpinan instansi, dan pihak terkait yang telah memberikan dukungan penuh sehingga proses seleksi dapat berjalan dengan lancar.
Diharapkan para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dan mengharumkan nama Kabupaten Bulukumba di tingkat provinsi maupun nasional.
Ahmad Rais optimis peserta MTQ Korpri dari Bulukumba mampu bersaing dengan kafilah dari daerah lainnya.
Menurutnya kontingen MTQ Bulukumba memiliki kualifikasi yang mumpuni dan diambil dari ASN Bulukumba yang masih muda.
“Kita optimis peserta Bulukumba bisa bersaing di beberapa cabang lomba,” ungkapnya.
Ke-15 peserta Seleksi MTQ Korpri Tingkat Provinsi dari Kabupeten Bulukumba yakni Ahmad Albar Jayadi dan Suriati untuk kategori lomba cipta dan membaca puisi putra dan putri.
Fadli Ashari (qari), Hj Suriani (qariah), Jasman (murattil), Mardianah (murattillah), Abdul Wahab ( hafidz Alquran surah Ali Imran), Yusri Basri (hafidz Alquran Surat Annisa), Syahrul (hafidz Alquran Surah Al-Baqarah), Ahmad Sulfiadi (muadzin).
Selanjutnya, Muhammad Mahdi (hafidz 30 juz) Nur Hidayah Basri ( hafidzah 30 juz), Wahidin Nur (khatib), Ahmad Rafiq (ceramah Alquran putra), Mardiana (ceramah Alquran putri). (*)









