Home / Daerah/Kalimantan Utara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Nyaris Rusuh, PM-SART: Jaga Kerukunan Antar Suku di Nunukan

NUNUKAN – Nyaris terjadi kesalahpahaman di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara akibat dari sebuah unggahan di media sosial (medsos) facebook, namun cepat dicegah agar tidak terjadi kerusuhan.

Pasukan Serdadduq Adat Regant Tatau (PM-SART) DPD Kabupaten Nunukan pun tangan dengan mendatangi Polres Nunukan menyampaikan sikapnya atas unggahan tersebut yang dinilai tidak sepantasnya dan menyinggung Suku Dayak.

Penyampaian sikap tersebut dipimpin Irwan selaku Koordinator Lapangan PM-SART DPD Kabupaten Nunukan dengan 10 anggota.

Ketua PM-SART DPD Kabupaten Nunukan, Patih Zainal Abidinsyah menyatakan aksi sebagai penyampaian aspirasi ini sifatnya spontanitas sebagai respons atas keresahan yang muncul di tengah masyarakat.

Sebelumnya, sejumlah anggota PM-SART bersama organisasi kemasyarakatan lainnya, yakni PUSAKA, LPDKT, serta TBBR, sempat bergerak menuju Sungai 9 Kelurahan Selisun Kecamatan Nunukan Selatan. Namun, langkah cepat dan pendekatan persuasif yang dilakukan Polres Nunukan, sehingga ituasi berhasil dikendalikan dan tidak berkembang menjadi tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui sambungan telepon, Patih Zainal Abidinsyah, menegaskan kejadian tersebut hendaknya menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Media sosial harus menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya. Mari kita lebih berhati-hati dalam membuat unggahan maupun komentar agar tidak menyinggung suku, agama, ras, ataupun golongan tertentu. Keberagaman adalah kekuatan Kabupaten Nunukan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penanganan persoalan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penyelesaian setiap persoalan harus mengedepankan dialog, musyawarah, dan penghormatan terhadap hukum.

PM-SART turut menyampaikan apresiasi kepada Polres Nunukan yang telah mengambil langkah-langkah persuasif sehingga situasi dapat tetap terkendali. Sinergi antara aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di Kabupaten Nunukan.

Jangan Lewatkan  Langkah Cepat Camat Sebatik Timur: Progresif Sentuh Masyarakat

Hingga Selasa, 4 Agustus 2026 situasi di Kabupaten Nunukan berangsur aman dan kondusif. PM-SART mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, saling menghormati antaretnis, serta bersama-sama memelihara harmoni di tengah keberagaman demi mewujudkan Kabupaten Nunukan yang damai, aman, dan sejahtera. (*)

Share :

Baca Juga

Daerah/Kalimantan Utara

Satgas Pamtas Marinir Sebatik Sambangi Kediaman Keluarga Bang Buaya 

Daerah/Kalimantan Utara

LSM Pallawa Ancam Pemkab Nunukan, Soal “Kisruh” Lahan Embung Lapri

Daerah/Kalimantan Utara

Sambut Ramadan, Plt Camat Sebatik Utara Kerahkan Bersih-Bersih 

Daerah/Kalimantan Utara

Respon Cepat Laporan Warga, Dishub UPT Sebatik Cegah “Bali”

Daerah/Kalimantan Utara

Plt Camat Sebatik Utara Ikuti Bimtek Call Taker

Daerah/Kalimantan Utara

Cegah Ketersinggungan, LSM Pallawa Klarifikasi Videonya

Daerah/Kalimantan Utara

Dianggap “Hantu” Karena Menyelonong, Andre Pratama Penuhi Undangan Wabup Nunukan Via Medsos

Daerah/Kalimantan Utara

Tatap Muka Camat Sebatik Timur dan Syahbandar Bincang Transformasi Pelayanan