BULUKUMBA – Selama berlangsungnya Jambore Pelayanan Publik di Kecamatan Bontotiro, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bulukumba mencatat 931 warga yang mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.
Jambore pelayanan yang berlangsung 30 September 2026 sampai 1 Oktober 2026 di Lapangan Assamaturu Kecamatan Batang ini, organisasi perangkat daerah (OPD) yang ramai dikunjungi adalah Disdukcapil Kabupaten Bulukumba.
Tampak masyarakat setempat sangat antusiasme memanfaatkan kehadiran layanan tersebut di wilayahnya. Hal ini juga berkaitan dengan program jemput bola yang digagas OPD ini, dengan memudahkan masyarakat dengan praktis tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Jumlah tersebut terdiri atas 212 layanan kartu tanda penduduk (KTP), 25 perekaman, 38 kartu keluarga (KK), 497 kartu identitas anak (KIA), 12 akta kelahiran, 5 akta kematian, serta 142 layanan identitas kependudukan digital (IKD).
Kepala Dinas Dukcapil Bulukumba, Dedi Rahmadi, mengatakan bahwa pelaksanaan jambore tidak hanya menjadi sarana mendekatkan layanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kualitas pelayanan yang diberikan.
Menurutnya, setiap pelaksanaan jambore akan terus dievaluasi sebagai bahan perbaikan pada kegiatan berikutnya. Evaluasi tersebut penting agar pelayanan yang dihadirkan pemerintah semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Setiap pelaksanaan jambore akan kami evaluasi untuk melihat hal-hal yang perlu diperbaiki. Harapannya, pada jambore berikutnya, pelayanan yang diterima masyarakat bisa semakin cepat, mudah, dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, baik dari sisi proses pelayanan, kemudahan akses, maupun kenyamanan masyarakat saat mengurus dokumen.
Melalui partisipasi dalam Jambore Pelayanan Publik, Dukcapil Bulukumba terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran layanan langsung di kecamatan diharapkan dapat mempermudah warga dalam memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan sekaligus meningkatkan kepuasan terhadap pelayanan pemerintah daerah.
Jambore Pelayanan Publik merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk mendekatkan berbagai jenis pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di sembilan kecamatan sebagai wujud komitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah diakses, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan warga.(*)









