Home / Advetorial / Pemkab Nunukan

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Irwan Sabri Sampaikan Keberhasilan Pemerintahannya Pada Rapat Paripurna HUT Ke-27 Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H Irwan Sabri menyampaikan sejumlah keberhasilan selama periode pemerintahannya bersama Wakil Bupati Nunukan Hermanus pada rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan di Gedung DPRD Nunukan, Senin, 12 Oktober 2026.

Mengawali pidatonya di hadapan sejumlah pejabat Pemkab Nunukan dan instansi vertikal serta tokoh masyarakat, Irwan mengatakan, peringatan HUT ke-27 daerah yang dipimpinnya adalah momentum yang sangat istimewa untuk melakukan evaluasi dan refleksi diri.

Ia mengenang bahwa awal terbentuknya Kabupaten Nunukan pada 1999 hanya lima kecamatan yakni Kecamatan Nunukan, Sebatik, Sembakung, Lumbis dan Krayan. Seiring perjalanan waktu hingga usia ke-27 tahun pada 2026, Kabupaten Nunukan sudah memiliki 21 kecamatan.

Irwan mengatakan, pertambahan jumlah kecamatan tersebut menjadi bukti Kabupaten Nunukan memiliki dinamika dan akselerasi pembangunan yang sangat cepat.

Dimana, pertambahan pusat layanan administrasi pemerintahan itu dibarengi dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat signifikan dari 107 ribu jiwa pada 1999 menjadi 235.283 jiwa pada 2025 atau mengalami kenaikan 128 ribu jiwa selama 27 tahun.

Pertambahan jumlah penduduk ini, lanjut Bupati Nunukan, menjadi gambaran nyata bahwa Kabupaten Nunukan merupakan daerah potensial dan menjanjikan untuk mencari penghidupan.

Sebagai daerah yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang agama dan suku serta latar belakang, silahkan datang asalkan punya semangat yang sama yakni mau hidup rukun dan damai serta saling menghormati satu sama lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Nunukan juga mengutarakan pada awal berdirinya, Kabupaten Nunukan diidentikkan sebagai daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T). Dimana tergolong daerah yang terisolir, miskin dan terke belakang.

Namun stigma itu tidak pernah membebani, tetapi justru menjadi pemicu untuk bekerja lebih keras lagi dalam mengejar ketertinggalan tersebut, beber dia seraya menambahkan, kini Kabupaten Nunukan lebih dikenal sebagai wilayah perbatasan negara yang bermartabat dan membawa harapan.

Jangan Lewatkan  Pemkab Nunukan-Unhas Teken MoU

Selain banyaknya keberhasilan yang telah dicapai, Irwan mengakui, masih banyak persoalan dan pekerja rumah yang masih butuh perhatian untuk diselesaikan. Misalnya angka stunting yang masih relatif tinggi berdasarkan data SSGI.

Kemudian, sarana infrastruktur yang belum merata dan masih rendahnya Indeks pembangunan manusia (IPM). Oleh karena itu, dia menyatakan, selama dua tahun perjalanan pemerintahannya terus berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh persoalan tersebut.

“Namun kami menyadari bahwa tidak ada jalan pintas untuk perubahan yang bermakna. Semua butuh waktu dan perjuangan yang tidak mudah. Karena itu mari kita jalani setiap proses ini dengan penuh kesabaran dan keyakinan bersama,” ungkap dia.

“Setiap pemimpin memiliki cara dan prioritasnya masing-masing tapi percayalah visi besar yang akan dicapai tetaplah sama yaitu Kabupaten Nunukan yang inovatif, sejahtera, adil dan makmur,” imbuhnya.

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, Bupati Nunukan yang memakai pakaian adat Suku Dayak itu mengaku bersama Wabup Hermanus telah menyusun lima misi besar yang menjadi pegangan bagi seluruh jajarannya yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berkarakter, peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berbasis potensi sumber daya lokal, penguatan tata kelola pemerintahan yang melayani, cepat dan tuntas, percepatan dan penuntasan infrastruktur dasar yang adil dan merata, menciptakan tata kehidupan yng harmoni dengan menjaga kelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Implementasi visi misi ini dituangkan dalam 17 arah baru dan gambaran capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Nunukan pada 2025 sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan daerah.

Keberhasilan itu terlihat pada pertumbuhan ekonomi pada 2025 sebesar 3,98 persen yang menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap bergerak di tengah dinamika global.

Jangan Lewatkan  Bupati Nunukan Lantik Dewan Hakim MTQ XX 2025 di Sembakung

Lalu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 5,27 persen pada 2025 dibandingkan 2024 masih berkisar 5,73 persen.

Kemudian tingkat pengangguran terbuka pada 2025 turun menjadi 2,61 persen dibandingkan 2024 sebesar 2,71 persen.
Selanjutnya gini ratio Kabupaten Nunukan pada 2025 sebesar 0,257 lebih rendah dibandingkan 2024 sebesar 0,381. Hal membuktikan pemerataan hasil pembangunan dan distribusi pendapatan masyarakat.

Dari sisi pembangunan manusia, IPM Kabupaten Nunukan pada 2025 mencapai 69,87 dibandingkan 2024 hanya 69,27 atau berada di peringkat sedang. (*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pemprov Kaltara Pastikan Prolanteraku Tetap Berjalan

Pemkab Nunukan

Bupati Nunukan Bareng Gubernur Kaltara Safari Ramadan di Sebatik Tengah

Advetorial

Selama Arus Mudik, Polisi Perketat Pengawasan di Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan

Advetorial

Sambut HUT Ke-27, Pemkab Nunukan Hadirkan Syafiq DA 8 Hibur Warga Perbatasan

Advetorial

Smash Of Card! Warnai Pembukaan Kerjurnas IV Domino Indonesia 2023 di Kaltara

Pemkab Nunukan

Diguyur Hujan Deras, Bupati Nunukan Pantau Lokasi Banjir di Tengah Gelap Gulita

Advetorial

Bulukumba Run 2025 Berlangsung Sukses

Advetorial

Laura Hadiri Malam Grand Final Pemilihan Duta Baca Daerah