Home / Ekonomi-Bisnis

Selasa, 11 Maret 2025 - 17:37 WIB

Tolak Pergub Kaltara, Ribuan Pemukat Ancam Serbu DPRD Nunukan

Nunukan (BERANDATIMUR) – Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltara Nomor 26 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Runput Laut menuai keberatan dan penolakan dari pemukat rumput laut Kabupaten Nunukan. Karena dianggap sangat merugikan dan dikhawatirkan mematikan mata pencahariannya.

Dalam Pergub Kaltara yang ditolak oleh pemukat rumput laut adalah pembatasan waktu aktivitas sebagaimana tercantum dalam Pasal 6 huruf C bahwa pemasangan jaring rumput laut dilakukan pada pukul 06.00 Wita sampai dengan pukul 16.00 Wita.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Asosiasi Pemukat Rumput Laut Kabupaten Nunukan, Arjun melalui sambungan telepon pada Selasa Sore, 11 Maret 2025. Ia mengaku, telah berkoordinasi dengan seluruh pengurus asosiasi semua wilayah di Kabupaten Nunukan untuk melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke Gedung DPRD Nunukan untuk menyampaikan penolakannya tersebut.

Mengenai waktu aksi yang akan dilakukannya direncanakan usai lebaran Idul Fitri 1446 H sehubungan dengan saat ini masih menjalankan ibadah puasa. “Rencana semua teman-teman asosiasi demonya nanti selesai lebaran (Idul Fitri) karena sekarang kan puasa,” ujar Arjun.

Ia mengatakan, sangat kecewa atas terbitnya Pergub Kaltara yang seolah-olah membatasi ruang gerak pemukat rumput laut dengan membatasi wakti aktivitas. Sementara, lanjut dia, perjalanan saja membutuhkan 4-5 jam baru sampai pada titik pemasangan jaring.

Arjun juga menyatakan kecewa dengan sikap DPRD Nunukan khususnya Komisi II, dimana hasil kesepakatan rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu, ternyata tidak ditindaklanjutnya.  Padahal, kata dia, telah ada beberapa kesepakatan terkait dengan penolakan pada poin tertentu dalam Pergub Kaltara Nomor 26 tahun 2024 tersebut.

Oleh karena itu, seluruh pemukat rumput laut telah sepakat untuk turun menggelar aksi demonstrasi besar-besar nanti untuk menyuarakan keluh kesahnya terkait dengan Pergub Kaltara itu. “Kalau data jumlah pemukat di seluruh Kabupaten Nunukan ini ada 2000-an orang. Semuanya sudah sepakat untuk turun demo nanti,” ungkap Arjun.

Jangan Lewatkan  Pengurus Perbafi Nunukan 2026–2031 Dikukuhkan, Bupati Nunukan Dorong Lahirkan Atlet Berprestasi

“Pergub Kaltara itu merugikan kami pemukat rumput laut karena dibatasinya waktu untuk melakukan aktivitas,” ulang Arjun seraya menambahkan, walaupun sekarang ini masih sebatas imbauan untuk melaksanakan Pergub Kaltara tersebut. Tetapi, jika benar-benar dipaksakan untuk dijalankan maka tentunya sangat merugikan seluruh pemukat rumput laut. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Ekonomi-Bisnis

Minyak Goreng “Minyak Kita” Kalah Kualitas Dari Produk Malaysia

Ekonomi-Bisnis

Harga Barang Melonjak Tajam di Akhir Tahun, Bawang Merah Paling Ngeri

Ekonomi-Bisnis

Rupiah “Ambruk” Terhadap Ringgit Malaysia, Tembus Rp4.353 Per 1 RM

Ekonomi-Bisnis

Kaltara Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Ekonomi-Bisnis

Pertamina Diminta Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional

Ekonomi-Bisnis

H+2 Lebaran, Aktivitas Perekonomian di Nunukan Masih Sepi

Ekonomi-Bisnis

Cabai Rawit Langka, Harga Tetap Stabil

Ekonomi-Bisnis

Rupiah Rontok, Krisis Moneter Mengancam?