Home / Hukum dan Kriminal

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:45 WIB

75,34 Persen Capaian Penerimaan Pajak Daerah Kabupaten Bulukumba 2025, 5 Sektor Lampaui Target

BULUKUMBA – Pendapatan pajak daerah Kabupaten Bulukumba pada 2025 mencapai Rp80,5 miliar lebih atau 75,34 persen dari target sebesar Rp106,95 miliar. Namun, dibandingkan pencapaian pada 2024 hanya Rp45,949 miliar atau 58,44 persen dari target atau pemasukan tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, terdapat lima sektor pajak pada 2025 ini sukses melampaui target yakni peringkat pertama pendapatan pajak dari perparkiran yang mencapai 411,09 persen atau Rp303.218.100 dari target hanya Rp73.759.000 maka selisih sebesar Rp229.459.100.

Kemudian, peringkat kedua yang nelampaui target adalah pajak sarang burung walet yang mencapai Rp30.670.000 atau 194,73 persen dari target sebesar Rp15.750.000 atau selisih Rp14.920.000. Ketiga, pajak barang jasa tertentu (PBJT) sektor kesenian dan hiburan yang mencapai 165,13 persen atau 29.599.500 atau selisih Rp11.674.100 dari target hanya Rp17.925.400.

Sektor pajak keempat yang melampui target adalah pajak reklame sebesar Rp1.141.807.150 atau mencapai 120,26 persen dari target semula Rp949.418.177 atau terjadi selisih lebih Rp192.388.973. Kelima yakni, pajak makanan dan minuman yang mencapai Rp3.600.280.048 atau 105,26 persen dari target Rp3.420.237.868 atau selisih lebih Rp180.042.180.

Terlihat pula, sektor pajak dengan pemasukan paling rendah yakni mineral bukan logam dan batuan lainnya kurang dari 50 persen dengan capaian hanya 29,14 persen atau Rp178.622.400 dari target Rp613.020.743 atau selisih kurang sebesar Rp434.398.343.

Hanya saja, secara keseluruhan pemasukan pajak daerah sepanjang 2025 diakui Kepala Bapenda Kabupaten Bulukumba, Andi Muh. Arfah mengalami peningkatan yang cukup signifikan walaupun belum mencapai 100 persen. Tak lupa, dia merasa bersyukur dengan realisasi penerimaan pajak daerah tersebut dan optimistis penerimaan pajak daerah Kabupaten Bulukumba lebih maksimal pada tahun berikutnya.

Jangan Lewatkan  SMAN 1 Kaimana "Berguru" di SMAN 5 Makassar, Kepsek Respon Positif

“Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan Rp34.623.645.407 penerimaan pajak daerah dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Andi Arfah di Bulukumba, Selasa, 6 Januari 2025.

Meskipun baru sembilan bulan menduduki jabatan selaku Kepala Bapenda Kabupaten Bulukumba, namun Andi Arfah membuktikan kinerjanya secara optimal dan mengakui terus termotivasi dari Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba.

“Kami tak bisa bekerja secara maksimal tanpa dukungan dari Pimpinan. Insya Allah ke depan kami upayakan penerimaan pajak daerah bisa lebih meningkat dari tahun ini,” jelas Andi Arfah mantan Camat Kindang ini seraya melanjutkan, ke depannya akan berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait zona nilai tanah.

Andi Arfah mengatakan, pada 2026 akan mengganggarkan pemutakhiran data objek pajak dalam peningkatan pajak bumi dan bangunan (PBB) perdesaan dan perkotaan (P2). “Kalau Kota Makassar, punya sistem pembayaran “Pakinta”, maka Kabupaten Bulukumba punya kanal sistem pembayaran “Sipanrita” untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak yang akan dimulai diakses pada 2026 ini,” terang dia.

“Kami upayakan untuk segera launching. Sementara kami komunikasi dengan Bank Sulselbar dalam menyiapkan administrasi,” terang Andi Arfah. Menurut dia, pencapaian penerimaan pajak daerah ini patut diapresiasi berkat kerja sama dan kolaborasi berbagai elemen, terutama Camat, Lurah dan Kepala Desa.

“Kami mengapresisasi atas kolaborasi seluruh Camat, Lurah dan Kepala Desa serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba dalam peningkatan target PBB-P2,” imbuhnya. Andi Arfah akui, 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi hampir seluruh pemerintah kabupaten kota karena kebijakan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat.

Kabupaten Bulukumba sendiri terkena dampak pemotongan anggaran dari Pemerintah Pusat dengan memangkas transfer keuangan daerah (TKD) sebesar Rp268 miliar. Kondisi ini mengharuskan adanya penurunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bulukumba menjadi Rp1,3 triliun lebih tahun ini. (*)

Jangan Lewatkan  Ingin Melihat Kondisi UMKM, Bupati Nunukan "Berburu" Takjil Puasa

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Densus 88 Tangkap Guru SD di Sigi

Hukum dan Kriminal

TKI Asal Gowa, Sulsel Meninggal Dunia di Puskesmas Sei Nyamuk
Jokowi Blusukan di Pasar Chow Kit, PM Malaysia Guyon "Menyulitkan"

Hukum dan Kriminal

Jokowi Blusukan di Pasar Chow Kit, PM Malaysia Guyon “Menyulitkan”

Hukum dan Kriminal

Kebakaran Dini Hari di Binalawan, Tewaskan Pemilik Rumah

Hukum dan Kriminal

KPK Temukan Sejumlah Proyek Bermasalah di Nunukan

Hukum dan Kriminal

Daun Bidara Bisa Turunkan Tekanan Darah dan Mencegah Diabetes
Polres Nunukan Permudah Layanan SIM

Hukum dan Kriminal

Mempermudah Layanan, Polres Nunukan Giatkan SIM Keliling

Hukum dan Kriminal

Saat Terima Penghargaan dari Ditjenpas Sulsel, Wabup Bulukumba Sisipkan Harapan