Home / Nasional

Minggu, 2 April 2023 - 06:15 WIB

Ratusan Alumni HMI Siap Jemput Anas Urbaningrum di Lapas Sukamiskin

Bandung (BERANDATIMUR) – Anas Urbaningrum (AU) yang sudah menjalani hukumannya atas dugaan korupsi Hambalang, segera bebas dari Lapas Sukamiskin.

Mendengar AU segera menghirup udara bebas, alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan loyalisnya menyambut gembira dan berjanji siap menjemput di Lapas Sukamiskin.

Sebagaimana disampaikan Sekjen Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Syamsul Qomar bahwa pembebasan AU pada 10 April 2023 akan dijemput 500-an alumni HMI.

“Mas AU (Anas Urbaningrum) tanggal 10 (April 2023) bebas. Kami alumni HMI akan ke Bandung. Info terbaru, ada 500 orang akan menjemput Mas AU di Bandung,” kata Sekjen KAHMI pada Jumat 31 Maret 2023.

Pada hari bebasnya nanti, kata Syamsul Qomar, Anas Urbaningrum akan berada di Bandung hingga malam hari. Selanjutnya pulang ke kampung halamannya si Blitar Jatim.

“Sekalian buka puasa dan taraweh di Bandung. Setelah itu Mas AU langsung berangkat ke Blitar menemui ibundanya. Belum ada agenda road show di Jakarta,” ujar Syamsul Qomar dikutip dari INews.id pada Minggu, 2 April 2023.

“Kami alumni HMI sangat kangen dan rindu sama kiprah Mas AU,” ujar dia. (***)

Editor: M Rusman

Jangan Lewatkan  HMI Siap Sambut Anas Urbaningrum dengan Suka Cita, Jadwal Pembebasan Berubah

Share :

Baca Juga

Nasional

Penetapan 2 Oknum TNI Jadi Tersangka Suap Basarnas, Danpuspom TNI: Menyalahi Prosedur

Nasional

Merasa Dikhianati, Demokrat Serukan Cabut Baliho Anies Baswedan

Nasional

Jokowi Bisiki Megawati Soal Capres 2024

Ekonomi-Bisnis

Rupiah Rontok, Krisis Moneter Mengancam?
Anas Urbaningrum Tulis Surat di Lapas Sukamiskin Menjelang Bebas

Nasional

Jelang Bebas, Anas Urbaningrum Titip Surat ke Loyalisnya “Waktunya Pulang”
Pengamat: Ganjar-Prabowo Berduet, tak Ada Lawan

Nasional

Kata Pengamat, Jika Ganjar-Prabowo Berduet, tak Ada Lawan

Nasional

Menteri Pertanian SYL Menghilang di Luar Negeri?

Nasional

KPK Minta Maaf ke Puspom TNI, Direktur Penyidikan Dikabarkan Mundur