Home / Daerah/Sulawesi Selatan

Kamis, 18 Mei 2023 - 15:34 WIB

Akmal, Warga Nunukan Pelaku Pengiriman 20 Kg Sabu-Sabu ke Parepare Jalani Sidang

Budy, pemasok sabu-sabu dari Malaysia ke Pulau Sebatik Masih DPO

Parepare (BERANDATIMUR) – Seorang warga Kabupaten Nunukan, Kaltara bernama Akmal (30) kini mulai menjalani sidang kasus kepemilikan 20 kilo gram sabu-sabu di Pengadilan Negeri Parepare, Sulsel.

Sidang kedua terhadap tiga terdakwa, salah satunya Akmal asal Kabupaten Nunukan ini dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Fauziah pada Rabu, 17 Mei 2023 dengan dihadiri ketiga terdakwa dan sejumlah saksi dari BNN dan pihak terkait dari pelaku usaha produk Malaysia di Kota Parepare.

Ketiga terdakwa yang hadir adalah Andi kasus peredaran Shabu 20 Arsyad (48), warga Parepare, Akmal (30) warga Kabupaten Nunukan dan Sukriady (46).

Ketiga terdakwa memiliki peran yang berbeda terkait dengan penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia masuk ke Indonesia melalui Pulau Sebatik dan dikirim ke Kolaka, Sultra melalui Pelabuhan Parepare.

Sidang Kasus 20 Kg Sabu-sabu di PN Parepare
Para saksi pada sidang kasus penyelundupan 20 kilogram sabu-sabu dari Malaysia di PN Parapare pada Rabu (17/5)

Pengungkapan penyelundupan sabu-sabu dari negeri jiran Malaysia ini di Kota Parepare pada November 2022.

Pada saat pengungkapan kasus puluhan kilogram sabu-sabu, ketiga terdakwa langsung digiring ke BNN di Jakarta dan menjalani penahanan selama empat bulan.

Kini, setelah kasusnya memasuki persidangan ketiganya ditahan di Lapas Parepare.

Sementara seorang pelaku yang menyelundupkan barang haram itu dari Malaysia ke Pulau Sebatik bernama Budy masih berstatus DPO BNN Pusat.

Dalam persidangan kedua iji, saksi dari BNN menyebutkan peran ketiga terdakwa ini berbeda-beda.

Terdakwa Andi Arsyad berperan menerima 20 kilogram sabu-sabu dari Budy di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, Andi Arsyad menyerahkan barang haram tersebut kepada Akmal di Pulau Nunukan untuk dikirim ke Parepare.

Sabu-sabu yang dikirim itu dikemas dalam empat kardus dibungkus karung dengan diberi kode AG***.

Jangan Lewatkan  Andi Utta Ajak Masyarakat Solid Bangun Bulukumba

Setibanya di Parepare, dijemput oleh terdakwa Sukriady pada salah satu toko produk Malaysia.

Sukriady adalah sopir perusahaan ekspedisi yang akan mengirim sabu-sabu itu melalui Pelabuhan Siwa Kabupaten Wajo tujuan Kolaka Utara. (bt3)

Editor: M Rusman 

Share :

Baca Juga

Daerah/Sulawesi Selatan

Mantap! Pemkab Bulukumba Kebut Bentuk Koperasi Merah Putih

Daerah/Sulawesi Selatan

Geger, Mayat Ditemukan di Belakang Asrama Polisi Bulukumba

Advetorial

Selama Ramadan, BI Hadirkan Penukaran Uang Rupiah di Bulukumba 

Daerah/Sulawesi Selatan

Wartawan Korban Kekerasan Aparat di Bulukumba Melapor ke LBH Pers

Daerah/Sulawesi Selatan

Ibu Dimana? Rintihan Hati Syifa, Si Anak Dibuang di Kapal Rute Nunukan-Parepare

Daerah/Sulawesi Selatan

Wow! Pungli di Kantor Samsat Sudiang, Makassar?

Daerah/Sulawesi Selatan

“Tolak” Tuntutan 8 Tahun, Annar Sampetoding: Jaksa Minta Uang Rp5 M

Daerah/Sulawesi Selatan

UNM Masih Kaji Penerapan IPI Bagi Mahasiswa Jalur Mandiri