Home / Advetorial / Pemkab Nunukan

Selasa, 10 Oktober 2023 - 17:22 WIB

Bupati Nunukan Luncurkan 2 Peserta PKN II Angkatan XII/2023

Nunukan (BERANDATIMUR) – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid didampingi kedua reformer resmi meluncurkan dua proyek perubahan (proper) yang ditandai dengan penekanan tombol, pada Kamis 14 September 2023 bertempat di Kantor Bupati Nunukan.

Kedua proyek yang diluncurkan berjudul ”Mata Elok Terpadu” sebagai project leadernya Kepala BKPSDM H. Surai dan ”Sekolah Desa” sebagai project leadernya Kepala DPMD Helmi Pudaaslikar.

Proyek ini merupakan proyeksi dari peserta pendidikan kepemimpinan nasional II Lembaga Administrasi Negara (PKN II LAN) angkatan XII tahun 2023 yang dilaksanakan Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasidan Otonomi Daerah (Pusatlatbang dan KDOD) LAN Samarinda

Laura mengatakan inovasi dapat diartikan sebagai proses dan atau hasil pengembangan pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk, proses dan atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti.

Menurutnya dua inovasi yang diluncurkan tersebut, lahir dari semangat perubahan dari dua peserta pendidikan kepemimpinan tingkat Kabupaten Nunukan. Keinginan dan motivasi yang tinggi ini patut diapresiasi sebagai sebuah upaya untuk memperbaiki pelayanan.

Laura menjelaskan proyek “Mata Elok Terpadu”, sistem informasi data manajemen kepegawaian diselenggarakan secara cepat, tepat dan akurat. Bertujuan mendukung kebijaksanaan manajemen ASN terutama dalam pembinaan, pengembangan dan kesejahteraan.

Laura juga menjelaskan terkait dengan inovasi gagasan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Helmi Pudaaslikar yang bernama “ Sekolah Desa”.

“Sekolah desa ini merupakan sebuah model atau pendekatan pembelajaran berbasis masyarakat untuk mewujudkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang kompeten dalam melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing.

Sekolah Desa memiliki target jangka pendek diterapkan secara digital pada 20 desa di wilayah Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, dan penerapan secara klasikal pada 89 Desa Pilot di Krayan.

Jangan Lewatkan  Sebagai Warisan Budaya Dunia, Pembuatan Pinisi di Tanah Beru Dikunjungi Lagi Puluhan Wisman

“Saya berharap dengan hadirnya “Mata Elok Terpadu”dan “Sekolah Desa”ini maka kebutuhan ataupun permasalahan yang ada dapat terpecahkan sehingga kualitas pelayanan dapat semakin ditingkatkan dan kehadiran pemerintah dapat semakin dirasakan masyarakat”, ujarnya. (Prokompim Nunukan)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pemprov Kaltara Gelar Bimtek Satlinmas

Advetorial

Laura Tinjau Proyek Jalan Penghubung Desa Kunyit ke Atap

Advetorial

Pembangunan Kaltara Periode 2025-2030 Fokus 8 Misi Utama

Advetorial

Komitmen Bersama Wujudkan Pemilu Damai 2024

Advetorial

Perpusnas Gelar Stakeholder Meeting-Bangun Literasi Masyarakat

Advetorial

Mutasi Rugikan ASN, DPRD Nunukan Panggil Baperjakat 

Advetorial

BPS Kaltara Songsong Indonesia Emas 2045 Melalui Aplikasi Korsa Vista

Advetorial

Delegasi Ibu Pejabat Polis Sabah Tiba di Tanjung Selor