Home / Daerah/Sulawesi Selatan / Pendidikan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:29 WIB

Inginkan UNM Modern dan Transparan, Plt Rektor UNM Membuat Kebijakan Revolusioner

MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) kini dirancang menjadi perguruan tinggi modern yang transparan, bakal semakin diperhitungkan di jagad regional dan internasional.

Berkat terobosan dengan kebijakan yang disampaikan Plt Rektor Prof Farida Patittingi melalui pertemuan dengan seluruh jajaran akademik UNM di Ruang Rapat Pimpinan Lt VI Menara Pinisi pada, Jumat, 20 Februari 2026

Terobosan yang disampaikan yakni percepatan riset, dan memperkuat publikasi internasional dan membuat aplikasi untuk digitalisasi keuangan yang disebut SAKU (Sistem Aplikasi Keuangan UNM).

Mengenai percepatan riset berkaitan dengan peningkatan alokasi dana, pengabdian masyarakat dan insentif publikasi.

Pertemuan yang dihadiri Ketua Senat, Wakil Rektor, Ketua Majelis Profesor, Dekan dan Direktur Pascasarjana, Kepaa Biro, Ketua SPI, Prof Farida menyampaikan bahwa pada 2026 ini, anggaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta insentif publikasi pada jurnal internasional bereputasi mencapai Rp43 miliar atau mengalami peningkatan tiga kali lipat dari sebelumnya.

Sistem riset ini difokuskan pada skema kompetisi yang mencakup riset kolaborasi internasional, percepatan guru besar, penelitian dasar, serta penelitian terapan.

Skema ini dirancang untuk mendorong kualitas luaran riset, memperluas jejaring global, sekaligus mempercepat capaian jabatan akademik dosen.

Alokasi insentif publikasi pada jurnal internasional bereputasi juga mengalami kenaikan cukup besar hingga 22 kali lipat. Insentif diberikan kepada dosen yang berhasil mempublikasikan artikel pada jurnal internasional bereputasi, kategori Top Tier dan terindeks Scopus Q1-Q2.

Pengajuan insentif dilakukan melalui aplikasi, kemudian direview oleh reviewer yang memiliki pemahaman kuat di bidang publikasi ilmiah serta integritas akademik yang teruji. Para reviewer tersebut ditetapkan melalui Keputusan Rektor untuk menjamin objektivitas dan kualitas penilaian.

Kemudian peluncuran aplikasi SAKU ini, Plt Rektor UNM berkeinginan penerapan sistem pengelolaan keuangan berbasis digital. Dapat diakses melalui sakucore.web.id. Sistem ini memungkinkan proses pengajuan, pencairan, hingga pemantauan anggaran dilakukan secara online dan lebih transparan.

Jangan Lewatkan  Wabup Bulukumba Ikut Apel Satpol PP Tingkat Sulsel

Bendahara Pengeluaran, Asmar, menjelaskan bahwa SAKU dilengkapi fitur notifikasi otomatis sehingga setiap pengguna dapat mengetahui posisi berkas secara real time. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi miskomunikasi dan persepsi keterlambatan pencairan dana di tingkat fakultas maupun unit kerja.

Meski telah berbasis digital, dokumen fisik tetap menjadi bagian penting dalam proses administrasi sebagai bentuk pertanggungjawaban resmi. Digitalisasi ini bukan menggantikan prosedur, tetapi mempercepat dan menertibkan alur layanan keuangan.

Hal ini menunjukkan bahwa UNM berkomitmen nyata untuk menjadi perguruan tinggi yang modern, transparan, dan berdaya saing. Kebijakan revolusioner ini menjadi langkah penting dalam membangun budaya akademik yang produktif serta memperkuat reputasi UNM di tingkat nasional dan internasional. Selain itu tentunya akan mendukung pencapaian target kinerja UNM. (*)

Share :

Baca Juga

KRI Teluk Hading Terbakar di Perairan Bira-Selayar

Daerah/Sulawesi Selatan

KRI Teluk Hading 538 Terbakar di Perairan Antara Bira-Selayar

Daerah/Sulawesi Selatan

Warga Parepare Temukan Gua Eks Lokasi Pengintaian Tentara Belanda di Soreang

Daerah/Sulawesi Selatan

Wanita Korban Ledakan di Kajang, Perakit dan Pemasok Bom Ikan?

Daerah/Sulawesi Selatan

Sempat Menolak Teken Surat Dukungan Pencabutan Perda 5/2016, Ketua DPRD Gowa Akhirnya Menjadwalkan RDP

Daerah/Sulawesi Selatan

Idul Adha 1446 H, Ribuan Umat Muslim Padati Masjid Jami Tanuntung

Advetorial

Musrenbang Dirangkaikan Safari Ramadan Digelar Serentak di 10 Kecamatan

Daerah/Sulawesi Selatan

20 Kg Sabu-sabu dari Nunukan Diamankan di Pelabuhan Parepare

Daerah/Sulawesi Selatan

Walikota Makassar: Masih Ada Wartawan Bergaya “Preman”