“Alhamdulillah, kita melihat bagaimana semangatnya para peserta luar biasa dengan segala macam kondisi yang ada. Mereka mengikuti dengan antusias, cuaca panas tidak menjadi halangan. Tapi mudah-mudahan ini menjadi semangat kebersamaan untuk membangun Nunukan lebih maju,” ujar wakil ketua DPRD Nunukan, Arpiah.

Disela-sela menyaksikan langsung semaraknya pawai budaya tersebut, Arpiah juga melihat nuansa adat yang dibawakan peserta sangat beragam mencerminkan persatuan. “Dengan nuansa adat ini memberi semangat bagi kita bahwa di Nunukan ini kita sangat beragam. Berbagai macam suku yang ada, berbagai macam kebudayaan, namun dengan begitu tidak membuat kita terpecah. Justru semakin erat, sehingga dengan kebersamaan itu semakin kuat kita,” tuturnya.

Pawai budaya ini mengusung tema “Merajut Hubungan Harmoni Melalui Interaksi Budaya untuk Energi Maju Nunukan Maju.” Star di depan Pelabuhan Tunon Taka- Jalan Tien Suharto, Pelabuhan Baru, Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Yos Sudarso dan finish di Tanah Merah Kelurahan Nunukan Barat.

Pawai budaya ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan dan melestarikan keberagaman budaya yang ada di Nunukan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar warga dari berbagai wilayah di Nunukan.(*)

Jangan Lewatkan  Disnaker Nunukan Buat Posko Pengaduan THR Idul Fitri