Home / Hukum dan Kriminal

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:22 WIB

Bupati Nunukan, Kini Bergelar “Pahlawan”

LUMBIS HULU – Kunjungan kerja Bupati Nunukan H Irwan Sabri bersama istri dan sejumlah jajarannya ke Kecamatan Lumbis Hulu pada Sabtu, 7 Februari 2026 disambut tarian adat setempat.

Setibanya di wilayah yang sangat jauh dari Pulau Nunukan ini karena berada di daratan Pulau Kalimantan besar, ada prosesi yang tak terduga yakni Bupati Nunukan dianugrahi gelar “Kalawam Saraton” oleh masyarakat Suku Dayak Tahol.

Untuk itu, Bupati Nunukan kini bergelar “Pahlawan” yang disematkan oleh Kepala Lembaga Adat Dayak Tahol Nasional, AKP (Purn) Kalvianus Kilip Ukung saat tiba di Lumbis Hulu, pada Sabtu pekan lalu.

Gelar “Pahlawan” tersebut sebagaimana makna dari “Kalawon” artinya “Pahlawan” dan Saraton yang berarti “Matahari Pagi Yang Bersinar”.

Jadi “Kalawam Saraton”artinya Pahlawan yang baru terpilih untuk memimpin Kabupaten Nunukan dengan harapan dapat memajukan Kabupaten Nunukan lebih baik, khususnya warga Lumbis Hulu.

Gelar Adat ” Kalawon Saraton ” yang telah disematkan memiliki makna yang mendalam sebagai simbol Kepemimpinan yang bijaksana dan Berwibawa.

Upacara penyematan gelar adat ini dihadiri tokoh/masyarakat adat setempat dan pejabat Pemkab Nunukan.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan mengucapkan terima kasih dan bangganya atas gelar adat yang diberikan. Ia berjanji untuk terus mendukung dan melestarikan budaya dan kehidupan masyarakat adat.

“Gelar adat ini bukan hanya merupakan penghargaan bagi saya, tetapi juga merupakan tanggung jawab bagi saya untuk terus bekerja keras dalam membangun dan melestarikan budaya dan kehidupan masyarakat adat,” kata H Irwan di hadapan ratusan masyarakat adat Kecamatan Lumbis Hulu.

Pemberian gelar adat ini merupakan bukti dari hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat adat, dan diharapkan H Irwan Sabri dapat menjadi pemimpin yang peduli dan berkomitmen dalam membangun dan melestarikan kehidupan masyarakat adat.

Jangan Lewatkan  Sosek Malindo 2024, Fokus Bicarakan Peningkatan Kesejahteraan di Kawasan Perbatasan

Upacara adat ini diakhiri dengan prosesi pemberian gelar adat dan penyerahan simbol-simbol adat kepada Bupati Nunukan (nama bupati). Dengan diterimanya gelar adat ini, Bupati, diharapkan dapat terus menjadi pemimpin yang bijak dan peduli terhadap kehidupan masyarakat adat. (*)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Menjelang Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-80, Poso Diguncang Gempa 6.0 SR

Hukum dan Kriminal

Ganjar Tolak Israel Main di Piala Dunia U-20 di Indonesia, Alasannya Kita Ikut Amanat Soekarno

Hukum dan Kriminal

Pemkab Nunukan Komitmen Jaga Lingkungan Pesisir

Hukum dan Kriminal

22 Calon Bakomsus di Polda Kaltara Dinyatakan Lolos Sidang Akhir

Hukum dan Kriminal

Sulteng Urutan Keempat Pengguna Narkoba Tertinggi di Indonesia

Hukum dan Kriminal

Akibat Banjir Kiriman, Warga Sembakung Atulai Mulai Diungsikan

Hukum dan Kriminal

Wakil Ketua DPRD Nunukan Jaring Aspirasi di Nunukan Timur

Hukum dan Kriminal

Angin Kencang Hantam KLM Fitri Jaya, Camat Liukang Tupabbiring Tewas