BULUKUMBA – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) 2026 yang dirangkaikan dengan safari Ramadan 1447 H secara serentak pada 10 kecamatan. Diawali di Kecamatan Gantarang pada, Senin, 23 Februari 2026.
Pelaksanaan musrenbang dimulai pukul 16.00 WITA di Halaman Kantor Camat Gantarang. Dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Isya dan tarawih berjamaah di Masjid Taqwa Ponre.
Turut hadir, Ketua DPRD Umy Asyiatun Khadijah, para kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.
Kepala Bapperida Bulukumba, Andi Irma Darmayanti, dalam sambutannya menyampaikan tujuan daripada musrenbang tersebut. Ia mengatakan, musrenbang untuk menampung usulan dari masyarakat yang akan dirumuskan menjadi program prioritas kecamatan sebagai bagian dari rencana pembangunan daerah.
Andi Irma menjelaskan bahwa proses perencanaan ini mengedepankan pendekatan partisipatif yang disinkronkan dengan pendekatan politik, teknokratik, top-down dan bottom-up. Dimana, sebelumnya telah dilakukan musrenbang tingkat desa dan kelurahan yang kemudian ditindaklanjuti pada tingkat kecamatan.
Selanjutnya dia mengutarakan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Tahun 2027 harus selaras dengan RPJMD Kabupaten Bulukumba Tahun 2025–2029. Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD dengan tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik melalui Percepatan Transformasi Digital”.
Ke-6 prioritas pembangunan Kabupaten Bulukumba adalah:
1. Peningkatan akses dan kualitas kesehatan, pendidikan, kualitas keluarga, generasi muda, kesetaraan gender, perlindungan anak, serta penguatan nilai keagamaan dan kebudayaan.
2. Peningkatan produktivitas unggulan daerah melalui hilirisasi pertanian dan perikanan untuk ketahanan pangan berbasis ekonomi hijau dan biru.
3. Peningkatan kemandirian desa melalui pengembangan ekonomi lokal, penguatan koperasi Merah Putih dan BUMDes, serta pengurangan pengangguran dan kemiskinan.
4. Transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital yang berintegritas, akuntabel, adaptif, inovatif, transparan, dan berorientasi pelayanan prima.
5. Peningkatan infrastruktur unggulan dan perencanaan wilayah yang terintegrasi.
6. Peningkatan kualitas lingkungan hidup, ketahanan iklim, dan mitigasi bencana.
“RKPD Tahun 2027 memiliki posisi strategis dalam memperkuat capaian target pembangunan jangka menengah daerah. Fokus pembangunan harus semakin terarah, terukur, dan menunjukkan progres yang signifikan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, dalam arahannya menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan di tengah dinamika dan ketidakpastian global, seperti krisis ekonomi, dan perubahan iklim.
“Ketahanan pangan merupakan pondasi utama kemandirian daerah. Daerah yang kuat adalah daerah yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan memiliki sistem produksi pangan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Andi Utta sapaan akrab Bupati Bulukumba ini menekankan juga pentingnya penguatan sektor pertanian, kelautan, dan perikanan yang terintegrasi dengan hilirisasi produk.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Bulukumba yang mandiri pangan, kuat secara ekonomi, dan sejahtera masyarakatnya.
Melalui pelaksanaan musrenbang yang dirangkaikan dengan safari Ramadan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.(*)









