Home / Nasional

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:06 WIB

KKSS Bantu Warga Sulsel Korban Gempa di NTT

Flores Timur – Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) membantu warga asal Sulsel yang menjadi korban gempa Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 melalui BPW KKSS NTT. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar KKSS terhadap masyarakat, khususnya warga KKSS yang terdampak bencana gempa bumi 7,7 SR yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.

Ketua Umum BPP KKSS Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan dana sebesar Rp50 juta. Bantuan ini akan digabungkan dengan donasi yang dihimpun oleh KKSS NTT dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) NTT.

Penyerahan bantuan BPP KKSS dilalukan Ketua Departemen Pemuda BPP KKSS, Andi In’amul Hasan, sekaligus selaku Satuan Tugas Penanggulangan Bencana KKSS.

Bantuan diterima oleh Ketua BPW KKSS NTT, H. Darwis, yang akan disalurkan berdasarkan hasil koordinasi pendataan warga KKSS yang terdampak di sejumlah wilayah di Pulau Flores.

  • Perhatikan Data dan Kebutuhan Korban

Andi In’amul Hasan menekankan, penyaluran bantuan dari KKSS dilakukan dengan pendekatan berbasis data, agar bantuan benar-benar menjawab kebutuhan warga terdampak.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BPP KKSS kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Flores. Kami menyerahkan bantuan ini kepada BPW KKSS NTT untuk kemudian disalurkan berdasarkan data warga terdampak dan kebutuhan mereka di lapangan,” ujar Andi melalui pres rilis yang diterima media ini pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Ia menambahkan, kondisi pascabencana membutuhkan solidaritas yang berkelanjutan. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan tidak semata-mata melihat besaran nominal, tetapi bagaimana seluruh sumber daya yang dihimpun dapat dikonsolidasikan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi korban gempa asal Sulsel.

Jangan Lewatkan  Andi Utta Serahkan Bantuan Kepada Korban Puting Beliung di Rilau Ale

“Bantuan dari BPP KKSS ini akan digabungkan dengan donasi yang dihimpun KKSS NTT dan IWSS NTT. Dengan demikian, kekuatan kita menjadi lebih besar dan distribusinya bisa lebih terarah,” katanya.

Gempa bumi yang berkekuatan magnitudo 7,7 SR yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 menyebabkan sejumlah daerah sekitarnya yang terdampak seperti Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.

Berdasarkan data BNPB yang dilaporkan pada 28 Agustus 2026, jumlah korban meninggal dunia mencapai 111 orang, sementara ribuan warga mengalami luka-luka dan ratusan ribu lainnya terdampak serta harus mengungsi. Gempa juga menyebabkan kerusakan pada puluhan ribu rumah warga dan berbagai fasilitas umum. Gempa susulan masih terjadi di wilayah terdampak.

Dampak bencana juga dirasakan sektor pendidikan. Data dashboard penanganan gempa Flores menunjukkan ratusan satuan pendidikan di tujuh kabupaten terdampak, dengan kerusakan ruang kelas serta ribuan warga sekolah yang harus mengungsi.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat masih cukup besar, mulai dari kebutuhan pangan, air bersih, perlengkapan keluarga, tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, hingga dukungan pemulihan sosial dan ekonomi.

Secara terpisah, Ketua Harian BPP KKSS Andi M. Syakir menegaskan kehadiran paguyuban Sulsel dalam situasi bencana adalah bagian dari semangat kekeluargaan yang menjadi fondasi organisasi.

“KKSS bukan hanya organisasi kekeluargaan dalam keadaan suka, tetapi juga harus hadir ketika saudara-saudara kita menghadapi musibah. Gempa Flores adalah duka kita bersama. Karena itu, seluruh keluarga besar KKSS harus membangun solidaritas dan gotong royong untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Andi M. Syakir.

Ia mengatakan, bantuan sebesar Rp50 juta yang disalurkan BPP KKSS merupakan bentuk awal dari kepedulian organisasi dan diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas. (*)

Jangan Lewatkan  Jasad Anggota Polisi Korban Speedboat Terbalik di Kinabasan, Ditemukan

Share :

Baca Juga

Nasional

KPK Usut Dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian, Seret Syahrul Yasin Limpo

Nasional

Mayoritas Masyarakat Pemilih “Menolak” Sistim Pemilu Tertutup

Nasional

Piala Dunia – Spanyol Versus Argentina Berlaga ke Final

Nasional

Wisuda TK-SMA Memberatkan Orangtua/Wali, Kemendikbud Ristek: Tak Wajib Diikuti

Nasional

Piala Dunia: Brazil Susul Kanada Melaju ke 16 Besar

Nasional

SMSI Dorong Percepatan Pengesahan Revisi UU Penyiaran

Nasional

Anas Urbaningrum Terpilih Aklamasi Jadi Ketum PKN yang Baru

Nasional

(Ganjar) Capres Usulan Jokowi ke Mega Hingga Menag Temui Khofifah