Home / Hukum dan Kriminal

Selasa, 25 Juni 2024 - 21:24 WIB

Pemprov-Muslimat NU Kaltara Gelar Penguatan Kapasitas Fasda

Tanjung Selor (BERANDATIMUR) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdatul Ulama (NU) menggelar kegiatan penguatan kapasitas fasilitator daerah (fasda) dalam rangka pengembangan model desa ramah perempuan dan peduli anak (DRPPA), Selasa 25 Juni 2024.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, H. Muh. Rosyit mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang memperjuangkan hak perlindungan perempuan dan anak di Bumi Benuanta ini. Ia menambahkan, Pemprov Kaltara telah melaksanakan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk mewujudkan kesetaraan gender, perlindungan perempuan dan anak, dan pemenuhan hak anak dengan dibentuknya DPPPA di 3 kabupaten/kota, yakni Malinau, KTT, dan Tarakan.

“Melihat pentingnya peran desa sebagai ujung tombak pembangunan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan pemerintah provinsi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana telah membentuk model-model DRPPA di kabupaten dan kota,”terangnya.

Melalui kegiatan ini, Rosyit berharap agar setiap pendamping desa dapat meningkatkan pengetahuan dalam pelaksanaan DRPPA. “Selain itu, dengan adanya DRPPA yang ada di setiap kabupaten / kota, kita bisa mencapai sasaran dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan kebudayaan masyarakat, dan meningkatkan kemandirian sosial ekonomi masyarakat, agar kalimantan utara menjadi provinsi yang zero stunting,” harapnya.

Selanjutnya, Ketua PW Muslimat NU Kaltara Hj. Sumiati mengatakan dalam sambutannya, kegiatan ini bukanlah kegiatan seremonial saja. Diharapan peserta kegiatan, Sumiati berpesan bahwa organisasi ini adalah organisasi sosial keagamaan yang memiliki visi program kerjanya berpusat pada masyarakat.

Dikatakan juga, perananan PW Muslimat NU Kaltara menyempatkan menyampaikan sosialisasi dalam pengajian. “Kemudian untuk pencegahan stunting, PW Muslimat NU juga dilibatkan dalam tim TPPS. Selain kami aktif melaksanakan sosialisasi cegah stunting, kami juga mengedukasi ibu hamil untuk menjaga kehamilannya dan memberikan makanan bergizi. Itu sudah kami lakukan karena ini sangat penting sekali,”tuntasnya. (dkisp)

Jangan Lewatkan  Pernah Pasang Gengsi, Pemain Ini Baru Minat Gabung PSM Ditolak Bernardo Tavares

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

‘Bedindang Bedibuay’, Film Pendek Suku Tidung Terpilih Pada LCPI Kemendikbud RI

Hukum dan Kriminal

Flash- Dihantam Ombak, 3 Perumput Laut Tenggelam, 2 Tewas

Hukum dan Kriminal

Daun Ciplukan Dapat Menyobati Kanker Payudara

Hukum dan Kriminal

BPS: Angkatan Kerja Meningkat, Pengangguran Menurun
BNN Periksa Urine Oegawai Imigrasi Nunukan

Hukum dan Kriminal

BNN: 1 Pegawai Imigrasi “Positif” Narkoba

Hukum dan Kriminal

Harga Bawang Merah Melonjak 200 Persen, Cabai Rawit Malah Menurun

Hukum dan Kriminal

BPBD Nunukan: Banjir di Wilayah Krayan Disebabkan Hutan Gundul

Hukum dan Kriminal

Pembagian Seragam Gratis, Orangtua Siswa SMPN 1 Nunukan Selatan Sambut Haru