NUNUKAN – Kisah menarik yang tampak pada saat prosesi pelepasan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Kamis, 30 April 2026. Pelepasan yang dilakukan Bupati Nunukan H Irwan Sabri ini, tampak dua CJH merupakan pejabat terasnya yakni Raden Iwan setiawan (Penjabat Sekdakab) dan Ahmad (Kepala Dinas Pendidikan).
Dari kedua pejabat teras Pemkab Nunukan, Ahmad selaku Kadis Pendidikan Kabupaten Nunukan dikabarkan langsung pensiuan atau purnabakti setelah pulang dari Tanah Suci Mekah. Keberangkatan Kadis Pendidikan Kabupaten Nunukan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan akhir masa pengabdiannya selaku aparatur sipil negara (ASN).
CJH yang satu ini, sejak dilantik Kadis Pendidikan Kabupaten Nunukan pada Januari 2022, telah menunjukkan pengabdiannya telah berperan aktif dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, termasuk memperkuat akses layanan pendidikan di wilayah perbatasan dengan Malaysia.
Sekadar Informasi, kedua pejabat teras Pemkab Nunukan ini tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 7 bersama dengan 136 CJH lainnya dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah melalui embarkasi Balikpapan, Kalimantan Timur.
CJH Kabupaten Nunukan diberangkatkan ke Tanah Suci dengan dua kloter. 138 CJH termasuk dua pejabat teras Pemkab Nunukan diberangkatkan pada 4 Mei 2026 dan 84 lainnya dari Pulau Sebatik diberangkatkan pada 5 Mei 2026 pada kloter 8. (*)









