Home / Internasional

Rabu, 22 Maret 2023 - 09:42 WIB

Tak Bisa Berdakwah Lagi, Mohon Doanya Ustadz Das’ad Latif Dirawat di Singapura

Singapura (BERANDATIMUR) – Ustadz Das’ad Latif kini dirawat di rumah sakit Mount Elizabeth Hospital Singapura.

Ia pun tidak bisa melakukan aktivitasnya berdakwah sejak sebulan lalu.

Kabar duka itu diketahui ketika ustadz yang dikenal dengan ceramah-ceramah jenakanya mengunggah melalui akun instagram @ceramahustadzdasadlatif.

Video kondisi Ustadz Das’ad Latif tersebut diunggah 21 jam yang lalu atau tepatnya pada Selasa, 21 Maret 2023.

Dalam video itu, ustadz yang juga dosen Unhas Makassar mengenakan jaket tebal warna hitam dan memakai kopiah warna putih sedang duduk di tempat tidur rumah sakit.

Di samping kiri kanannya terlihat selang-selang perawatan.

Ustadz ini memohon doa masyarakat Indonesia agar diberikan kesembuhan secepatnya.

“Assalamu’alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah salawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW. Saya menginformasikan, bahwa selama ini saya tidak ceramah sudah hampir satu bulan karena dalam keadaan sakit. Sehingga tidak bisa lagi berdakwah,” ucap Ustad Das’ad dalam video yang diunggah diinstagramnya.

“Saya mohon kepada kaum muslimin untuk ikhlas mendoakan saya agar bisa sembuh secara sempurna dan bisa kembali menyapa kaum muslimin di bulan suci Ramadan ini. Terima kasih, semoga Allah memberkati kita,” harap dia dalam kondisi raut wajah yang kusut. (***)

Jangan Lewatkan  Indonesia Bebas dari Sanksi Berat FIFA

Share :

Baca Juga

Internasional

Bendera Merah Putih Dipasang Terbalik di SEA Games Kamboja, Indonesia ProtesĀ 

Internasional

78.412 WNI Mencoblos di Sabah, Prabowo-Gibran Menang Telak

Internasional

PPLN Kota Kinabalu Siapkan 448 Kotak Suara Keliling Pada Pemilu 2024

Internasional

Panwaslu LN Kota Kinabalu Optimis Kantong WNI di Perkebunan Gunakan Hak Suara
Kesadaran WNI kurang, Kendala Bagi PPLN KK

Internasional

Kesadaran WNI Rendah, Salah Satu Kendala PPLN Kota Kinabalu

Internasional

491 Anak TKI di Malaysia Terima Beasiswa Lanjut ke SMA/SMK
Panwaslu Kota Kinabalu: Ada Perusahaan Menolak Memberikan Data WNI

Internasional

Panwaslu LN KK: Ada Perusahaan Menolak Memberikan Data WNI Saat Pencoklitan

Internasional

Ribuan Anak TKI Lulus SMP di Sabah, SMA/SMK Terbatas, Pemerintah Indonesia Gercep Berikan Solusi