Home / Hukum dan Kriminal

Rabu, 18 Oktober 2023 - 15:43 WIB

BBM Langka Lagi di Nunukan, Pengendara Panas-Panasan Mengantre, Petugas APMS Rapti Sibuk Layani Jeriken

Nunukan (BERANDATIMUR) – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Nunukan, Kaltara terjadi lagi. Hanya APMS Rapti yang terletak di Jalan TVRI yang buka dan melayani pengendara.

Antrean kendaraan pun sulit dihindari hingga rela berpanas-panasan di bawah terik matahari yang membakar kulit.

Namun petugas yang melayanj pengisian BBM seolah-olah tak peduli dengan “kesengsaraan” pengendara yang mengantre di bawaj terik matahari. Sesekali melayani warga yang membawa jeriken berisi 20 liter.

Pengendara pun menggerutu dalam hati, bahkan ada juga yang melontarkan kekesalannya kepada pengedara lainnya yang mencari tempat yang teduh.

Seperti Ilman, pengedara yang mengantre BBM di APMS Rapti pada Selasa, 17 Oktober 2023. Pria yang mengaku sudah hampir setengah jam atau 30 menit mengantre pengisian BBM di tempat itu.

Namun dia menyesalkan karena petugas yang melayani pengisian seolah-olah mengutamakan jeriken. Sementara kendaraan roda dua dan roda empat sudaj mengular.

“Seharusnya jangan dulu dilayani jeriken, kalau banyak begini kendaraan yang mengantre. Masalahnya matahari panas sekali,” keluh Ilman kepada pengendara lainnya.

Keluhannya pun direspon pengendara lainnya bernama Jabbar. Pria ini mengaku baru saja tiba mengantre setelah tahu ada pelayanan pengisian BBM di APMS.

“Saya baru datang (mengantre) karena baru tahu ada pelayanan di APMS,” ujarnya.

Dua atau tiga hari sebelumnya, terjadi kelangkaan BBM di Kabupaten Nunukan. Pantauan di lapangan, dua unit APMS yang berdekatan di Jalan TVRI semuanya tutup.

Dibandingkan pada hari sebelumnya, biasanya APMS Nunukan Jaya milik H Bakkareng tetap melayani kendaraan. Sedangkan APMS Rapti baru buka pelayanan setelah berbulan-bulan lamanya tutup.

APMS Rapti ini patut menjadi pertanyaan karena baru buka pelayanan. Sedangkan beberapa bulan sebelumnya tidak melayani pengisian roda dua. Kalau melayani kendaraan hanya hitungan menit langsung dilaporkan habis stok BBM jenis pertalite.

Jangan Lewatkan  Akibat Banjir Kiriman, Warga Sembakung Atulai Mulai Diungsikan

Padahal, awak media seringkali menemukan ada kendaraan truk yang membawa puluhan drum isi 200 liter sering parkir dalam area APMS Rapti.

Informasi yang dihimpun dari beberaal sumber yang layak dipercaya, kuota BBM jenis pertalite dan solar APMS Rapti disuplai ke APMS Kandungan miliknya.

“Kalau APMS Rapti tutup karena memang tidak stok. Jatahnya diangkut ke APMS Kandungan,” ucap sumber ini yang mengaku tahu prilaku pemilik APMS ini. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Bupati Nunukan: Jaga dan Rawatlah Fasilitas yang Kini Dimiliki

Hukum dan Kriminal

Semarakkan Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-80, Masyarakat Sulbar Diimbau Kibarkan Bendera Merah Putih

Hukum dan Kriminal

491 Anak TKI di Malaysia Terima Beasiswa Lanjut ke SMA/SMK

Hukum dan Kriminal

Hasil Pencermatan DCT di KPU Nunukan, 332 Caleg Perebutkan 30 Kursi

Hukum dan Kriminal

Pengurus SMSI Tarakan Dilantik, Walikota: Media Jadi Tonggak Penting Pembangunan Kota

Hukum dan Kriminal

Banjir Kiriman Mulai Genangi 5 Desa di Sembakung Atulai

Hukum dan Kriminal

Pesawat Pengangkut SOA ke Binuang, Krayan Tengah Hilang Kontak
Jokowi Blusukan di Pasar Chow Kit, PM Malaysia Guyon "Menyulitkan"

Hukum dan Kriminal

Jokowi Blusukan di Pasar Chow Kit, PM Malaysia Guyon “Menyulitkan”