Home / Internasional

Sabtu, 29 Juli 2023 - 13:26 WIB

491 Anak TKI di Malaysia Terima Beasiswa Lanjut ke SMA/SMK

Kota Kinabalu (BERANDATIMUR) – Pemerintah terus berupaya memeratakan layanan pendidikan kepada warga negara termasuk anak pekerja migran atau tenaga kerja di luar negeri.

Berdasarkan siaran tertulis yang diterima media ini menyebutkan, sebanyak 491 anak pekerja migran di seluruh Malaysia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Ratusan anak TKI yang mengikuti repatriasi atau dikenal Gema Cinta 2023 ini berasal dari Sabah, Sarawak, Johor Baru dan Kuala Lumpur.

Dari 491 anak pekerja migran di Malaysia yang mendapatkan beasiswa masing-masing 300 peserta didik penerima beasiswa ADEM dan 191 lainnya penerima beasiswa yayasan.

Ke-491 anak TKI ini akan diberangkatkan ke sekolah lanjutan atas tujuan dilepas serentak pada 28 Juli 2023 dan diberangkatkan pada Agustus 2023.

Pelepasan siswa siswi anak TKI ini dihadiri jajaran dari Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu, dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur.

Sekadar informasi ada Keduanya berharap pendidikan anak-anak 77 anak TKI yang sudah tamat di jenjang pendidikan sekolah menengah atas yang mendapatkan beasiswa ADIK khusus anak pekerja migran untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dari Pemerintah Indonesia pada 2023.

Layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di Malaysia melalui Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB), Community Learning Center (CLC), dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). (***)

Jangan Lewatkan  Ribuan Anak TKI Lulus SMP di Sabah, SMA/SMK Terbatas, Pemerintah Indonesia Gercep Berikan Solusi

Share :

Baca Juga

Internasional

DPT LN Bertambah Signifikan, Panwaslu LN Kota Kinabalu Pertanyakan Sumbernya
Eks PM Malaysia Muhyiddin yassin Ditangkap Lembagas Anti Rasuah terkait kasus korupsi

Internasional

Eks PM Malaysia Ditangkap, Terkait Dugaan Korupsi

Internasional

Laga Final Sepakbola Sea Games Diwarnai Adu Jotos, Wasit Keluarkan 8 Kartu Merah

Internasional

Ajak WNI di Sabah, Laporkan Pelanggaran Tahapan Pemilu 2024
Indonesia Terbebas dari Sanksi Berat FIFA

Internasional

Indonesia Bebas dari Sanksi Berat FIFA

Internasional

Tak Bisa Berdakwah Lagi, Mohon Doanya Ustadz Das’ad Latif Dirawat di Singapura
Panwaslu Kota Kinabalu: Ada Perusahaan Menolak Memberikan Data WNI

Internasional

Panwaslu LN KK: Ada Perusahaan Menolak Memberikan Data WNI Saat Pencoklitan

Internasional

PPLN Kota Kinabalu Siapkan 448 Kotak Suara Keliling Pada Pemilu 2024