Nunukan (BERANDATIMUR) – Ketua Karang Taruna Kabupaten Nunukan, Ramli didaulat menjadi narasumber pada seminar pendidikan yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Nunukan, Kalimantan Utara.
Seminar yang bertema “Revitalisasi Pemuda dalam Pendidikan dan Olahraga Serta Pentingnya Pendidikan Khususnya Bagi Pemuda Perbatasan” dirangkaikan dengan turnamen Poskab Nunukan 2024 serta bazar bertempat di Kampus Poltek Negeri Nunukan pada Sabtu, 14 Desember 2024.
“Indonesia mendapatkan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa dimana bonus demografi merupakan kejadian langka yang apabila berhasil dalam memanfaatkan momentum ini maka bisa dipastikan Indonesia akan menjadi negara maju” jelas Ramli dalam seminar tersebut.
Berdasarkan data BPS 2020 penduduk usia produktif 15-64 tahun berkisar 70,72 persen merupakan potensi besar, dimasa sekarang dan mendatang. Selaras dengan itu, data IPM (Indeks Pembangunan Indonesia) Indonesia 2024 mencapai 75,02 atau meningkat 0,63 poin atau 0,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 74,39.
Oleh karena itu, dalam menyonsong negara nusantara, berdaulat, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045 perlu mempersiapkan diri sedini mungkin. Ramli mengungkapkan, ada tiga hal yang perlu disiapkan oleh generasi muda penerus bangsa yakni knowladge, skills dan attitude.
“Ilmu dan pengetahuan merupakan hal yang paling utama untuk dikembangkan dan ditingkatkan disertai dengan pengasahan baik soft skill maupun hard skill. Dan yang tak kalah penting dari semua itu adalah adab atau budaya sopan santun dan hormat menghormati,” ungkap dia saat pemaparan materinya.
Kabupaten Nunukan yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia sebagai beranda depan NKRI, harus tampil dengan SDM yang unggul, tambah Ramli. (Redaksi)









