Home / Ekonomi-Bisnis

Rabu, 30 Agustus 2023 - 09:01 WIB

Pedagang Lintas Batas Pertanyakan Pelabuhan Bongkar Resmi

Nunukan (BERANDATIMUR) – Selama ini, sejak puluhan tahun silam pelabuhan bongkar barang-barang dari Malaysia di Kabupaten Nunukan, Kaltara masih semrawut alias tidak jelas tempatnya.

Ada kalanya di pelabuhan liar sepanjang Jalan Lingkar, Jembatan Bongkok, Pasar Yamaker, Jembatan Inhutani, Tanjung Batu dan sekarang ada juga di permukiman dekat Kantor Lurah Nunukan Timur.

Kemudian, produk Malaysia juga banyak didrop di pelabuhan-pelabuhan tak resmi di Pulau Sebatik.

Ketidakjelasan tempat bongkar barang-barang dari Sabah, Malaysia ini membuat pedagang lintas batas kebingungan. Menyebabkan seringkali diobok-obok oleh pihak tertentu.

Oleh karena itu, pedagang lintas batas yang hadir pada Forum Grup Discussion (FGD) pada Selasa, 29 Agustus 2023 meminta kejelasan tempat atau pelabuhan bongkarnya.

Hal ini dijawab oleh Kepala Dinas Perindagkop dan UMK Provinsi Kaltara Hj Hasriyani, bahwa tujuan FGD ini digelar untuk mencari titik temu perihal pelabuhan bongkar tersebut.

Sehubungan produk dari luar negeri masuk dalam kategori impor maka pelabuhan tempat bongkarnya harus jelas. Agar pengawasan lebih tertib dan mudah dilakukan.

Sementara di Kabupaten Nunukan ini hanya ada satu pelabuhan yang masuk kategori bongkar barang impor yakni Pelabuhan Tunon Taka, beber Hariyani.

Hanya saja, sesuai penjelasan dari PT Pelindo selaku perusahaan pengelola Pelabuhan Tunon Taka mengakui sarana prasarananya belum memenuhi standar.

Oleh karena itu, Kadisperindagkop dan UMK Kaltara ini mengajak semua stakeholder di Kabupaten Nunukan untuk mencari solusinya. Supaya pedagang lintas batas punya tempat tetap untuk membongkar barang dari Malaysia.

Namun pada FGD ini disepakati, bahwa instansi yang punya kewenangan menentukan pelabuhan bongkar produk dari luar negeri adalah syahbandar atau Kantor Syahbandar dan Otoritas Kepelabuhan (KSOP).

Jangan Lewatkan  Bansos Tingkatkan Perekonomian Lokal di Kaltara

“Jadi sudah terungkap bahwa KSOP yang punya kewenangan menentukan pelabuhan tempat bongkar produk dari luar negeri,” sebut dia. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Ekonomi-Bisnis

1 Juli 2024 Diberlakukan NIK Jadi NPWP, Terakhir Validasi 30 Juni 2024

Ekonomi-Bisnis

Bansos Tingkatkan Perekonomian Lokal di Kaltara

Ekonomi-Bisnis

Barang Subsidi Malaysia Masih Beredar di Dalam Negeri, Begini Tanggapan Kadisperindagkop Kaltara

Ekonomi-Bisnis

Hadiri Pelantikan DPP BMWI, Menkop: Prasyarat Negara Menjadi Maju dari Enterpreneurnya

Ekonomi-Bisnis

Harga Barang Melonjak Tajam di Akhir Tahun, Bawang Merah Paling Ngeri

Ekonomi-Bisnis

Kaltara Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
H-7 Ramadan, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Nunukan Naik

Ekonomi-Bisnis

Harga Telur Ayam Melonjak Tajam, Cabai Rawit Lokal Ikut Naik
Pasokan Normal dari Sulsel, Harga Bahan Pokok di Nunukan Stabil

Ekonomi-Bisnis

Pasokan Normal, Harga Stabil Selama Ramadan, Pedagang: Kalau tidak Ada dari Sulsel, Kita Kelaparan di Sini